Sekolah Dibuka, Covid-19 Kalsel Naik

Banjarmasin, DUTA TV — Anggota Tim Pakar Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin untuk Percepatan Penanganan COVID-19 Hidayatullah Muttaqin meminta rencana pembelajaran tatap muka (PTM) ditinjau ulang, karena adanya peningkatan kasus COVID-19 pada usia sekolah di Kalimantan Selatan.

“Pada bulan Maret 2021, kasus COVID-19 pada usia Sekolah Dasar dan Menengah meningkat sebanyak 60 persen,” kata dia, Rabu (14/4).

Lihat Juga :  Vaksin Nusantara, Nasibmu Kini

Diungkapkan Taqin, PTM di tengah pandemi pada dasarnya meningkatkan risiko penularan di kalangan anak-anak sekolah, guru dan staf. Di Kalimantan Selatan meskipun belum ada laporan munculnya klaster sekolah, tetapi terjadi peningkatan kasus pada anak usia sekolah dalam jumlah yang signifikan.

Berdasarkan data New All Records (NAR), ungkap dia, terdapat 544 kasus konfirmasi positif COVID-19 yang menimpa penduduk dengan kelompok usia pendidikan dasar (6-15 tahun) dan pendidikan menengah (16-18 tahun) pada bulan Maret 2021. Jumlah kasus bulan Maret ini lebih besar 60 persen dibandingkan kasus infeksi baru pada kelompok usia yang sama pada bulan Februari.

Lihat Juga :  Ramadhan ini Dinkes Banjarmasin Tak Hanya ke Masjid Tapi Juga ke Gereja

Peningkatan penularan di kalangan anak-anak usia sekolah pada bulan Maret mengindikasikan adanya dampak PTM. Taqin mencontohkan pengalaman di negara-negara lain seperti Amerika Serikat dan Korea Selatan yang membuka sekolah juga mengalami lonjakan kasus. Padahal sekolah tersebut dibuka setelah pandemi melandai dan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.(ant)

Follow Me:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *