SD Negeri Minim Siswa, pengamat: Banyak Yang Harus Dibenahi

DUTA TV BANJARMASIN – Penerimaan peserta didik baru di Banjarmasin tahun ini kembali mengalami kendala. Pasalnya banyak sejumlah sekolah yang mengalami kekurangan siswa salah satunya SDN Melayu 5, dimana dari 58 siswa yang dicari saat ini hanya ada 12 siswa yang terdaftar.
Selain SDN Melayu 5 kondisi serupa juga terpantau di SDN Kelayan Dalam 1, SDN Murung Raya 5, SDN Pemurus Dalam 2, SDN Kelayan Timur 13 serta beberapa sekolah di wilayah Banjarmasin Selatan.
Minimnya tingkat partisipasi calon siswa untuk masuk pada sekolah dasar negeri di kota Banjarmasin mendapat tanggapan dari pengamat pendidikan sekaligus salah satu Guru Besar dan Dekan FKIP ULM, Prof. Dr. Wahyu, Kamis siang (13/06/2019). Ia menyebut jika kondisi tersebut logis terjadi di kota-kota besar yang mana orang tua calon peserta didik lebih banyak berharap anaknya dapat menimba ilmu di sekolah yang yang mempunyai reputasi bagus hingga mampu mencetak bibit anak muda yang unggul dan berprestasi.

Hal tersebut menjadi pekerjaan rumah penting bagi dinas terkait mengingat banyaknya orang tua yang memilih sekolah terpadu berbasis agama yang secara finansial lebih banyak menelan biaya ketimbang sekolah negeri yang gratis. “Pendidikan itu jelas berkaitan dengan keberadaan sekolah, guru yang kedua terus keberadaan lingkungan selanjutnya kelengkapan sarana prasaranan di sekolah. Terkait status sosial orang tua murid, topangan masyarakat sekitar, keterkaitan itu karena orang tua mengharapkan
anak mempunyai kemampuan dan kecerdasan tentu sangat logis, dan tentu saja sekolah yang memiliki fasilitas lengkap apalagi terpadu itu sangat menjadi nilai tersendiri,” ujarnya.
Ia menambahkan jika pihak sekolah juga memiliki peran penting guna menarik minat calon siswa dengan memberikan penawaran yang menjanjikan serta membantu melengkapi sarana dan prasarana.
Reporter: Nina Megasari – Fadli Rizki





