Sarinah Sabar Menanti Rumah Baru, Yang Dijanjikan Seorang Pengusaha

DUTA TV BANJARMASIN – Masih tak lepas ingatan kita, portret kemiskinan yang dialami warga komplek Bulan Mas Banjarmasin Timur, Sarinah yang tinggal digubuk reot tak layak huni bersama anggota keluarganya ia harus menempati rumah yang sudah lapuk dan hampir roboh kapan saja.
Dari pantauan Duta TV kondisinya sedikit lebih baik, Sarinah kini sudah menempati bedakan atau disewakan kamar kecil tak jauh dari gubuknya, namun tetap dengan kondisi berjejalan bersama 4 orang anggota keluarganya.
Inisiatif kontrak kamar berukuran 3 kali 4 ini sendiri dari sumbangan kelompok mahasiswa Uniska yang memberikan uang sebesar Rp 1.5 juta, dan dibayarkan untuk sewa selama 6 bulan.
Namun perempuan yang berprofesi sebagai pemulung serta sesekali menyirang atau merajut sasirangan ini, masih bingung bagaimana melanjutkan biaya sewa yang tersisa 2 bulan lagi, lantaran sudah ia tempati 4 bulan terakhir.
Sarinah menceritakan dirinya sempat dijanjikan seseorang yang mengaku pengusaha dan menjanjikan dirinya rumah baru, serta pekerjaan bagi anak lelakinya namun hingga kini ia masih sabar menanti ucapan yang disampaikan sang pengusaha itu.
“Kontrak sudah jalan 4 bulan, disewakan orang kemarin dan dikasih uang ada satu setengah juta, jadi kami sewakan rumah aja, kemarin sempat dijanjikan tanah, kemudian misal tanah sudah ada kita bikinkan rumah, tapi sampai ini belum datang, sabar menanti aja kita,†tutur Sarinah.

Gubuk reotnya yang tak lagi ditempatinya pun tinggal menunggu ambruk, meski tak lagi ditempati Sarinah masih sesekali melihat dan keluar masuk untuk mengambil barang-barangnya yang masih ada didalam, misal pakaian layak pakai yang sengaja ditinggal, lantaran wadah rumah sewanya tak bisa menampung.
Reporter : Fadli Rizki





