Remaja Disebut Sumber Penularan Corona Tertinggi

 

DUTA TV – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mencatat kelompok remaja usia 20 hingga 30 tahun menjadi sumber penularan virus corona (Covid-19) tertinggi di Indonesia.

Anggota Tim Pakar Satgas Covid-19 Dewi Nur Aisyah menuturkan meski kelompok lanjut usia di atas 60 tahun tahun menjadi yang paling rentan terinfeksi, sumber penularan umumnya banyak berasal dari kelompok usia remaja.

“Jadi memang lagi-lagi, usia produktif ini yang memang bisa menularkan dan paling banyak tinggi menularkan. Walaupun tadi ketika mereka tertular, bisa jadi mereka sembuh, tidak bergejala,” kata Dewi.

Lihat Juga :  Tim Pemenangan Yang Bawa Massa Dapat Sanksi Adminstratif

Dewi menuturkan, dalam banyak kasus, mereka yang berada di usia produktif umumnya memang sering lengah lantaran kerap masuk kelompok Orang Tanpa Gejala (OTG). Padahal, mereka menjadi menjadi kelompok paling berisiko menjadi sumber penularan

“Ini yang harus kita hati-hati, kadang kita suka lupa, saya kan sehat-sehat aja. Tapi kita bisa mengundang bencana untuk orang lain. Untuk orang-orang yang kita sayang atau untuk keluarga kita,” katanya.

Lihat Juga :  Gelar Bakti Sosial, Oraski Bagikan Ratusan Sembako ke Driver Online

Sementara, Dewi mengungkapkan, setidaknya ada lima kelompok paling rentan terinfeksi Covid-19. Kelompok paling rentan pertama yakni seseorang di usia lebih dari 60 tahun dengan persentase kematian hingga 16 persen. Artinya kata Dewi, 16 dari 100 orang di usia tersebut meninggal akibat Covid-19.

Berikutnya, kelompok yang rentan terinfeksi adalah mereka yang memiliki daya tahan tubuh yang rendah, misalnya pengidap HIV/AIDS atau auto imun. Selanjutnya, kelompok yang memiliki penyakit penyerta (komorbid), misalnya memiliki penyakit ginjal, jantung, hipertensi, dan sebagainya.

Lihat Juga :  Pasien Corona di Kalteng Jebol Ruang Isolasi

Lalu, ada kelompok dengan berat badan berlebih atau obesitas yang akan rentan terinfeksi Covid-19, dan terakhir adalah kelompok ibu hamil.(cnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *