Puluhan Warga Tala Positif Terkena DBD

DUTA TV TANAH LAUT – Kasus penyakit demam berdarah di kabupaten Tanah Laut, terjadi peningkatan yang cukup mengkhawatirkan dalam kurun waktu 2 bulan terakhir.

Berdasarkan data dari dinas kesehatan Tanah Laut, sebanyak 44 warga Tanah Laut dinyatakan positif terkena suspect Demam Berdarah Dengue (DBD), yang tersebar di sejumlah kecamatan di tala.

Kawasan paling rawan serangan DBD di kabupaten Tanah Laut kali ini yakni di wilayah kecamatan Kintap, sehingga saat ini masih menjalani perawatan medis. Diantaranya di Puskesmas sungai cuka ada 10 pasien DBD, Puskesmas Kintap terdapat 6 pasien DBD, dan belasan pasien DBD yang dirawat di rumah sakit haji Mansyur Kintap.

“Dalam waktu kurang dari 2 bulan ada 6 peningkatan kasus yang luar biasa, sebelumnya tahun 2019 selama setahun tidak lebih dari 15 pasien, menjadi PR kita memerlukan kerja sama dan kerja keras,” kata Hairudin, kepala Puskesmas Kintap.

Hairudin, kepala Puskesmas Kintap

Hairudin, kepala Puskesmas Kintap

Menurut salah satu warga yang anaknya terserang suspect DBD, jika dua anaknya terserang DBD dan satu diantaranya masih menjalani perawatan medis di Puskesmas.

“Anak saya suspect DBD katanya, mulai Selasa sudah panas, dan baru tadi dibawa ke sini, awalnya gejala demam tinggi 39 derajat, kalau kakanya sudah kena juga,”ujar Arif salah seorang ortu pasien DBD

Arif

Arif, ortu pasien

Pihak Puskesmas Kintap mengaku sudah melakukan upaya penanganan DBD dengan fogging dan pemberantasan sarang nyamuk. Tindakan foging setelah sebelumnya dilakukan pelacakan dalam radius 100 meter dari rumah pasien, serta pelacakan jentik nyamuk, serta sosialisasi kepada warga sekitar dan aparatur desa, untuk dilakukan pemberantasan sarang nyamuk.

Reporter : Suhardadi


Follow Me:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *