Presiden Tekankan Penghormatan Atas Hukum Internasional di Laut China Selatan

Jakarta, DUTA TV — Menyongsong 3 dekade kemitraan antara ASEAN dengan China pada tahun 2021 mendatang, Presiden Joko Widodo mendorong peningkatan kerja sama kedua piha untuk meraih lebih banyak kemajuan.

Namun dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN-China ke-23 secara virtual yang diikuti dari Istana Bogor, Jawa Barat (12/11), Presiden juga menekankan pentingnya stabilitas dan perdamaian di kawasan Indo-Pasifik.

Terlebih situasi di kawasan tersebut belakangan diwarnai dengan ketidakpastian,  termasuk menajamnya rivalitas dan ketegangan di laut China Selatan.

Dalam keterangan pers usai KTT, Menteri Luar Neger Retno Marsudi mengatakan, Presiden kembali menegaskan semua pihak perlu menahan diri agar tercipta perdamaian dan kestabilan di kawasan laut China Selatan. Karena itu presiden menegaskan perlu adanya penghormatan atas hukum internasional.

KTT ASEAN-China merupakan salah satu dari tujuh pertemuan yang diikuti Presiden Jokowi selama hari pertama penyelenggaraan KTT ASEAN ke-37. Pertemuan tingkat tinggi para pemimpin organisasi negara Asia Tenggara dan negara-negara mitra tersebut akan berlangsung hingga 15 November mendatang.

 

Sumber : antaranews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *