Pra PON 2019, Satu Atlet Raih Emas, Kalimantan Selatan Cetak Sejarah Baru

DUTA TV BANJARMASIN – Bertanding dikelas Randori atau pertarungan 60 kilogram puteri, atlet Kempo Kalsel Desy Jakal, berhasil meraih medali emas bagi kontingen Bumi Lambung Mangkurat.

Dessy yang di partai final berhadapan dengan atlet asal Nusa Tenggara Barat berhasil menang lewat strategi pukulan atau dalam istilah Kempo disebut Cuki.

Wanita 24 tahun ini menyebut jika keberhasilan ini akan menjadi motivasi bagi dirinya untuk mempertahankan prestasi tersebut di PON Papua mendatang.

Lihat Juga :  Sempat Dua Kali Tertunda, Rakonprov KONI Kalsel Akhirnya Digelar

“Tentu ini menjadi motivasi. Bagaimanapun caranya harus lolos PON dan mendapatkan medali emas,” ucap Dessy.

keberhasilan kalsel meloloskan satu atletnya ke pesta olahraga terbesar nusantara ini mendapat apresiasi dari ketua Persaudaraan Kempo Kalimantan Selatan Akhmad Fydayeen, ia menyebut jika ini sebuah kebangkitan cabang Kempo di Banua mengingat selama adanya Kempo di Kalsel belum pernah ada torehan prestasi di pra PON maupun PON.

Lihat Juga :  Tata Pembinaan Atlet Tahun Depan, KONI Kalsel Undang Cabor Bahas Iptek

“Kita dapat satu medali. Selama ini belum pernah ada yang lolos selama Kempo ada di Kalsel. Tentu harus kita pertahankan,” pungkas Fydayen.

Sementara itu Kalsel masih memiliki peluang untuk meloloskan 3 atlet lainnya ke PON Papua, setelah mampu bertarung hingga babak perempat final nomor randori seperti Thoyibah di kelas 50 kilogram, Muhammad Hongki Adi Putera kelas 65 kilogram serta Muhammad Fitri di kelas 60 kilogram.

Lihat Juga :  Enam Cabor Gabung KONI Kalsel

Reporter : Nina Megasari – Evi Dwi Herliyanti


Uploader.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *