Polisi Ringkus 4 Kurir Narkoba Jaringan Fredy Pratama

BANJARBARU, DUTA TV — Anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Selatan kembali mengungkap jaringan narkotika internasional yang dikendalikan oleh buronan kelas kakap, Fredy Pratama.
Pengungkapan ini berawal dari informasi terkait pengiriman narkoba yang akan masuk ke wilayah Kalsel.
Polisi yang sudah mengantongi identitas pembawa barang haram tersebut kemudian melakukan penangkapan di Jalan A. Yani Km 17,8, Kelurahan Landasan Ulin Barat, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, tepatnya di pinggir jalan Perumahan Pesona Liang Anggang Permai.
Dalam pengungkapan ini, polisi berhasil menyita barang bukti berupa 8,7 kilogram sabu, 10.049 butir pil ekstasi, dan 24,14 gram serbuk ekstasi.
Selain itu, empat orang tersangka juga berhasil diamankan di sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan, yaitu Saprudin warga Banjarmasin, Herry Mulyadie warga Banjarmasin, M. Fadlhan, dan M. Saleh alias Alex.
Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel, Kombes Pol Kelana Jaya, mengatakan modus operandi para tersangka adalah menaruh narkoba dengan sistem ranjau dan menyimpannya dalam bungkus kemasan teh Cina. Cara ini dilakukan untuk mengecoh pergerakan dari petugas.
“Diketahui Fredy Pratama merupakan salah satu bandar narkotika terbesar di Asia Tenggara, yang operasinya menjangkau berbagai negara, termasuk Indonesia. Selain itu, jaringan Fredy Pratama juga kerap menggunakan jalur masuk dari negara tetangga seperti Malaysia dan Filipina untuk memasok narkotika ke Indonesia, termasuk wilayah Kalsel yang menjadi pasar strategis.” Kata Kombes Pol Kelana Jaya – Dirresnarkoba Polda Kalsel.
Dengan pengungkapan ini, Polda Kalsel berkomitmen untuk terus memburu jaringan narkotika internasional, terutama yang terafiliasi dengan Fredy Pratama, guna memberantas peredaran narkoba di wilayah Kalimantan Selatan.
Reporter : Mawardi





