Polisi: Kebakaran ULM Banjarmasin Dipicu Korsleting Listrik, Penyelidikan Dihentikan

Banjarmasin, Duta TV — Satuan Reserse Kriminal Polresta Banjarmasin menghentikan penyelidikan terkait kasus kebakaran di Gedung Rektorat Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin yang terjadi pada bulan Juli 2025 kemarin.
Penyelidikan kasus tersebut dihentikan setelah kepolisian mendapatkan hasil pemeriksaan dari Laboratorium Forensik Jawa Timur.
Dari hasil Laboratorium Forensik, terungkap penyebab kebakaran berasal dari konsleting atau arus pendek listrik yang terjadi di gedung tersebut.
Banyaknya tumpukan kertas di dekat adanya arus pendek listrik membuat api dengan cepat membakar bangunan itu. Saat kejadian diketahui bangunan tersebut juga sedang mengalami renovasi.
Menurut Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Banjarmasin, Kompol Eru Alsepa, ia memastikan kebakaran tersebut tidak mengandung unsur kesengajaan. Sementara itu, untuk dokumen dan non-dokumen akademik yang berada di Gedung Rektorat tersebut juga masih bisa diselamatkan oleh pihaknya.
“Kebakaran Gedung Rektor ULM saat ini sudah prosesnya sudah dihentikan, bukan penyidikan tapi penyelidikan. Dari hasil Lab Forensik Jawa Timur, hasilnya ada beberapa hal, pertama titik awal api langsung dari konsleting listrik akibatnya apa karena banyak kertas dan renovasi di gedung sebelah jadi mudah terbakar. Tidak ada unsur kesengajaan. Dari teman-teman ULM terkait dokumen non-dokumen akademik di Rektor ULM masih aman,” tegasnya.
Sekadar mengingatkan, kebakaran di Gedung Rektorat ULM terjadi pada Senin, 28 Juli 2025. Kebakaran tersebut sempat berpengaruh pada aktivitas akademik, salah satunya rencana wisuda yang bakal digelar pascakebakaran tersebut.
Reporter: Zein Pahlevi





