PMII Desak Pemerintah Usut Angkutan Tambang yang Gunakan Jalan Umum

Banjarmasin, DUTA TV — Puluhan massa mendatangi Kantor Sekretariat DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis siang. Massa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) DPC Kalimantan Selatan ini menuntut pemerintah melalui DPRD untuk mengusut tuntas armada tambang yang beroperasi melintasi jalan umum.
Wakil Ketua 1 DPRD Kalsel, Kartoyo, menjelaskan bahwa selain melanggar Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2013, kondisi ini dinilai membahayakan pengguna jalan lain hingga menyebabkan kecelakaan.
“PMII pada dasarnya menyoroti angkutan batubara yang melintasi jalan umum. Mereka minta ketegasan karena sering terjadi kecelakaan,” ujar Kartoyo.
Di sisi lain, massa yang berunjuk rasa juga terlihat mengibarkan bendera One Piece yang belakangan viral di media sosial.
Ketua DPC PMII Kalsel, Maulana, menuturkan bahwa ini merupakan bentuk ekspresi PMII menjelang Hari Kemerdekaan RI.
“Kami menuntut dewan terkait Perda Nomor 2 Tahun 2013 agar dilaksanakan secara maksimal karena banyak tambang yang menggunakan jalan umum yang berakibat kecelakaan. Kalau untuk bendera One Piece, itu sebagai ekspresi PMII terhadap Indonesia, karena beberapa hari lagi kita menjelang kemerdekaan,” kata Maulana.
Pasca aksi ini, PMII dan DPRD Provinsi Kalsel akan mengagendakan rapat dengar pendapat untuk membahas Perda terkait dan kondisi di lapangan.
Reporter : Nina Megasari





