PMI Pusat Monitoring dan Evaluasi Penanganan COVID-19 di Kalsel

Banjarmasin, DUTA TV — Kunjungan tim monitoring dan evaluasi PMI pusat ini bertujuan untuk mengevalusi kinerja tim PMI Kalsel dalam penanganan dan pencegahan COVID-19 di daerah.

Kepala divisi penanggulangan bencana PMI pusat Ariffin Muhadi mengatakan, PMI akan tetap fokus dalam menangani COVID-19 dengan melibatkan semua relawan PMI termasuk mendorong masyarakat untuk melakukan disinfektan sendiri, serta menjaga kesehatan dan berprilaku hidup sehat dengan menjalankan 3M.

Arifin mengakui ada 4 daerah di Kalsel yang menjadi target penanganan khusus yakni Banjarmasin, Banjarbaru, Banjar dan Tanah Laut karena didaerah ini masih ada zona merah.

Meski paparan di Kalsel masih rendah dibandingkan Jakarta dan Pulau Jawa namun penanganan COVID-19 harus terus dilakukan oleh PMI Kalsel, hingga bisa menekan angka pasien COVID-19.

“Ditugaskan oleh ketua umum untuk monitoring evaluasi khususnya adalah memantau dari pelaksanaan penanganan COVID-19 di Provinsi Kalimantan Selatan, ada 4 wilayah yang menjadi target karena wilayah ini yang masuk zona merah, kita tetap fokus sampai COVID-19 ini tuntas,” ucap Ariffin Muhadi Kadiv Penanggulangan Bencana PMI Pusat.

Ariffin Muhadi Kadiv Penanggulangan Bencana PMI Pusat

Ariffin Muhadi Kadiv Penanggulangan Bencana PMI Pusat

“Terimakasih atas kedatangannya PMI pusat untuk memonitoring dan mengevaluasi terhadap pelaksanaan penanganan COVID-19 yang alhamdulillah beliau tadi menyampaikan ke kita bahwa sudah bagus penanganannya,” kata Gusti Iskandar Sukma Alamasyah Ketua Non Aktif PMI Kalsel.

Gusti Iskandar Sukma Alamasyah Ketua Non Aktif PMI Kalsel

Gusti Iskandar Sukma Alamasyah Ketua Non Aktif PMI Kalsel

Kepala divisi penanggulangan bencana PMI pusat Ariffin Muhadi, mengakui palang merah indonesia Provinsi Kalimantan Selatan termasuk salah satu daerah yang mendapat nilai positif dalam hal kinerja dan pelaporan penanganan penyebaran COVID-19.

Tim Liputan

Asiah


Uploader.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *