PLT Kadinkes: Banjarmasin Masih Aman dari Hantavirus

Banjarmasin, Duta TV — Dinas Kesehatan Banjarmasin memastikan belum menemukan kasus hantavirus di Kota Seribu Sungai hingga saat ini.
Meski demikian, masyarakat juga tetap diminta untuk tidak lengah dan tetap waspada.
Kasus hantavirus terjadi di salah satu kapal pesiar belum lama tadi, diketahui memiliki gejala seperti flu, seperti demam tinggi, batuk, dan lainnya.
Jika warga mengalami gejala seperti itu, diminta segera memeriksakannya ke puskesmas atau rumah sakit terdekat. Pihak rumah sakit dan pusat kesehatan masyarakat juga sudah memberlakukan kewaspadaan hantavirus sesuai dengan surat edaran.
Menurut PLT Kadinkes Kota Banjarmasin, Dwi Atmi Susilastuti, hantavirus merupakan penyakit zoonotik yang ditularkan dari hewan ke manusia, terutama melalui paparan kotoran, urine, atau air liur tikus yang terinfeksi.
Virus ini dapat menyebabkan gangguan serius pada paru-paru maupun ginjal dan berisiko fatal apabila tidak ditangani dengan cepat.
“Jangan menunggu tiga hari. Ketika sudah merasa demam, langsung datangi fasilitas kesehatan terdekat agar tertangani dan terpantau. Virus ini tidak bisa dianggap sepele karena sangat mematikan. Umumnya menyerang paru-paru atau ginjal sehingga harus segera ditangani apabila seseorang terinfeksi,” ungkap PLT Kadinkes Banjarmasin Dwi Atmi Susilastuti.
Meski belum ada temuan kasus di Banjarmasin, Dinkes berharap masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat kemunculan tikus di lingkungan pemukiman yang kurang bersih dapat menjadi pintu masuk penyebaran virus yang kini mulai menjadi perhatian nasional tersebut.
Reporter : Zein Pahlevi





