Perumda Pasar Lakukan Bersih-Bersih Pasar Sentra Antasari

Banjarmasin, DUTA TV — Sejumlah petugas gabungan dari Perumda Pasar, TNI Polri, Satpol PP, ormas, dan pedagang melakukan aksi bersih-bersih di dalam Pasar Sentra Antasari belum lama tadi.

Sejumlah lorong dan juga lapak-lapak yang sudah kosong di pasar ini tak luput dari sasaran pembersihan.

Kondisi Pasar Sentra Antasari memang sudah lama memprihatinkan. bahkan, jauh sebelum Perumda Pasar berdiri.

Aksi bersih-bersih ini sebagai pintu masuk rehabilitasi menyeluruh terhadap pasar seluas sekitar empat hektare tersebut.

Menurut Direktur Utama Perumda Pasar Banjarmasin, Abdan Syakura, ia tak menampik membersihkan Pasar Sentra Antasari tidak mungkin selesai dalam satu hari, sehingga difokuskan untuk pemetaan area, penentuan titik-titik paling parah, serta lokasi yang membutuhkan penanganan ekstra.

“Inisiatornya TNI dalam rangka KRY BKTI TNI AD, ada 200 personil TNI AD, pedagang ormas. tumpukan sampah yang sudah lama sekali, PR kita lah, tumpukan sudah puluhan tahun. sebelum perunda pasar ada. kita lakukan yang mudah dulu dsn keamanan dsn ketertiban kita. bertahap bangunan besar, dan mapping,” ujarnya.

Sementara, Dandim 1007/Banjarmasin, Letkol Czi Slamet Riyadi, menegaskan keterlibatan TNI ini sebagai bagian dari komitmen mendukung perputaran ekonomi rakyat, dan memperingati Hari Juang Kartika TNI AD ke-80 dan HUT Korem ke-64, sebagai bentuk nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat.

“Dari menyambut HUT TNI AD dan Korem, menggandeng Polri masyarakat. knp pasar karena pembangkit ekonomi Masyarakat. Harapannya, segenap elemem kita mendukung ekonomi kerakyatan,” ungkapnya.

Sekadar mengingatkan, sebelum akhirnya diserahkan pengelolaannya ke Pemko Banjarmasin sejak Agustus lalu, sejak dibangun Sentra Antasari seolah tak pernah luput dari permasalahan.

Pasar yang dulunya digadang-gadang bakal jadi pusat perbelanjaan terbesar dan modern di Banjarmasin oleh almarhum Sofyan Arfan yang kala itu menjabat Wali Kota Banjarmasin ini sempat terbelit kasus korupsi.

Dugaan korupsi muncul dari penambahan lapak bagi pedagang yang tidak sesuai ketentuan, ini pun menyeret dua petinggi PT Giri Jaladi Wana atau GJW kala itu, yakni Widagdo dan Ciptomo, sebagai pihak yang bekerja sama dengan Pemko Banjarmasin mengelola Sentra Antasari.

Selain keduanya, Midpai Yabani, yang melanjutkan jabatan almarhum Sofyan Arfan sebagai Wali Kota Banjarmasin bersama Edwannizar yang juga pejabat Pemko Banjarmasin turut menjadi terpidana korupsi Sentra Antasari.

Usai kasus korupsi dan sudah mendapatkan kepastian hukum tetap atau inkrah, nasib Sentra Antasari juga sempat terkatung-katung lantaran tidak ada kejelasan siapa yang berhak mengelola Sentra Antasari.

Reporter: Zein Pahlevi

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *