Pengusaha AKDP Mulai Batasi Operasional Bus

 

DUTA TV BANJARMASIN –  Pengusaha transportasi Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) di Kalimantan Selatan mulai membatasi pengoperasian armada bus penumpang untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Seorang pengusaha AKDP, Nuraqsin Qomarudin mengatakan pembatasan armada itu mulai dilakukan sejak sebulan terakhir sebagai upaya menahan penyebaran wabah.

“Sebenarnya kita ingin tetap bisa memberikan pelayanan yang terbaik bagi pelanggan, tetapi apa boleh buat, kondisinya seperti ini, kita mematuhi imbauan pemerintah dalam penanganan Covid-19,” ujarnya, Kamis (30/4).

Selain pemilik armada yang merugi karena armada diistirahatkan, sopir atau awak bus juga mengaku tidak dapat penghasilan, padahal keperluan rumah tangga tetap harus terpenuhi.

Nuraqsin mengaku sesekali mengoperasikan armadanya, terutama apabila ada kebutuhan mendesak, seperti penumpang yang membutuhkan transportasi mendesak. Namun, operasional tetap menggunakan prosedur yang benar, seperti penumpang harus memakai masker dan jumlah penumpang dibatasi dengan tempat duduk tidak berdekatan.

Sebelum pemberangkatan armada, bus disemprot dengan menggunakan cairan disinfektan, dan penumpang harus mengukur suhu tubuh terlebih dahulu. Setelah sampai di tempat tujuan dan usai mengantar semua penumpang, armada bus juga kembali disemprot dengan disinfektan, dan seluruh tempat duduk harus dibersihkan.

“Alhamdulillah, selama ini tidak ada masalah,” terangnya.

Terkait dengan mudik lebaran, pengusaha muda ini kemungkinan tidak akan mengoperasikan armadanya sesuai imbauan pemerintah tentang larangan mudik.(ern/rep)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *