Penertiban ODOL Diminta Perhatikan Pelaku Usaha

Banjarmasin, DUTA TV — Kamar Dagang dan Industri atau Kadin Kalimantan Selatan meminta agar penertiban ODOL memperhatikan para pelaku usaha. Pasalnya, truk ODOL berkaitan dengan asosiasi yang dinaungi Kadin, yakni Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia, Organda, dan ALFI ILFA. Para pengusaha meminta agar penertiban ODOL nantinya tidak merugikan mereka.

Dalam Focus Group Discussion bersama stakeholder terkait, Wakil Ketua Kadin Kalsel Tajuddin Noor mengatakan pihaknya sepakat bahwa penertiban ODOL sangat mendesak, namun tetap perlu memperhatikan pelaku usaha trucking dan logistik, di mana di Banjarmasin saja jumlahnya mencapai 7.226 unit truk.

“Tujuan kita usaha tetap nyaman, tetap jalan, pemerintah juga nyaman. Bagaimana solusinya itu peran pemerintah. Mereka yang punya anggaran,” ujar Tajuddin Noor.

Pada pertemuan ini, pihaknya ingin mencari solusi terbaik bagi dunia usaha ataupun pemerintah. Sedangkan Anggota Komisi III DPRD Kalsel menegaskan angkutan ODOL tetap ditertibkan karena dinilai merugikan dan melanggar aturan, terlebih angkutan luar yang datang melalui pintu masuk Kalsel.

“Hari ini kita mencari solusinya, bagaimana kalau memang ternyata penegakan hukum untuk truk ODOL itu dilanjutkan seperti apa, kalaupun ditunda tidak menghalangi penegakkan hukum di kemudian hari. Inilah fokus diskusi kita hari ini bersama teman-teman di Kadin,” kata Fitri Hernadi, Kadishub Kalsel.

“Kemarin kegiatan kunker di Kab. Kapuas atau di Prov. Kalteng, mereka juga mengeluh kepada jasa transportasi yang datang dari luar Kalsel tapi melalui pintu Kalsel. Himbauannya, kami berharap kepada pelaku usaha jasa transportasi agar mentaati aturan. Kami pemerintah juga mensupport jasa transportasi ini untuk mempermudah pengiriman logistik di Kalsel,” tambah Habib Yahya Assegaf, Anggota Komisi III DPRD Kalsel.

Pemerintah sendiri akan kembali menertibkan truk ODOL lewat program Zero ODOL pada 2026 mendatang. FGD ini digagas Kadin Kalsel sebagai upaya sosialisasi kepada seluruh pihak FGD dengan tema “Efektivitas dan Solusi Bagi Ekosistem Logistik” ini turut menghadirkan Dirlantas Polda Kalsel, Kombes Pol Fahri Siregar, perwakilan dari Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Kalsel, serta Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis ULM Yunani.

Reporter: Evi Dwi Herliyanti

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *