Pemuda Kalsel Terpilih Ikuti Program Pertukaran Pemimpin Muda Indonesia-Singapura 2026

BANJARBARU, DutaTV – Pemuda Kalimantan Selatan kembali mendapat kesempatan untuk mengembangkan kapasitas dan memperluas jejaring melalui Singapore-Indonesia Youth Leaders Exchange Programme (SIYLEP) Fase Indonesia Tahun 2026. Dwi Astuti Muslimawati terpilih menjadi salah satu peserta yang mewakili Kalimantan Selatan dalam program pertukaran pemimpin muda tersebut.
Kegiatan yang berlangsung pada 26–31 Oktober 2026 ini diikuti perwakilan pemuda dari 11 provinsi di Indonesia. Program tersebut menjadi wadah bagi para peserta untuk menambah pengalaman, meningkatkan pengetahuan, serta membangun jejaring dengan pemuda dari berbagai daerah.
Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda, Budiono, menyampaikan apresiasi atas terpilihnya perwakilan Kalimantan Selatan dalam program yang diselenggarakan melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) tersebut.
“Alhamdulillah, tentunya ini menjadi kebanggaan bagi pemuda Kalimantan Selatan. Dari seluruh provinsi, Kalimantan Selatan termasuk dalam 11 provinsi yang perwakilan pemudanya dipanggil oleh Kemenpora untuk mengikuti kegiatan ini,” ujarnya, Rabu (28/10/2026).
Menurut Budiono, keikutsertaan dalam SIYLEP diharapkan dapat memberikan pengalaman dan pengetahuan baru bagi peserta. Selain itu, kesempatan tersebut juga menjadi sarana untuk memperluas wawasan dan membangun jejaring yang bermanfaat bagi pengembangan kapasitas pemuda.
Ia berharap, ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti kegiatan dapat diterapkan serta dibagikan kepada generasi muda lainnya di Kalimantan Selatan.
“Ilmu yang didapat dari kegiatan ini diharapkan bisa dikembangkan dan ditularkan kepada generasi muda lainnya di Kalimantan Selatan. Pengalaman yang diperoleh juga diharapkan menjadi motivasi bagi lingkungan sekitarnya,” katanya.
Budiono menambahkan, keterlibatan perwakilan Kalimantan Selatan dalam program tersebut dapat menjadi contoh sekaligus pemacu semangat bagi pemuda lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan dan kualitas diri.
Menurutnya, kesempatan ini menunjukkan bahwa pemuda Kalimantan Selatan memiliki potensi untuk bersaing di tingkat nasional bersama perwakilan dari berbagai daerah.
“Ini tentunya menjadi percontohan atau piloting bagi pemuda lainnya di Kalimantan Selatan. Kemampuan, kualitas, serta karakter yang dimiliki harus terus dikembangkan agar mampu bersaing di tingkat nasional,” tuturnya.
Melalui keikutsertaan dalam SIYLEP 2026, diharapkan semakin banyak pemuda Kalimantan Selatan yang terdorong untuk meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan, serta berperan aktif dalam pembangunan daerah dan bangsa.
Reporter: Nina Megasari





