Pemko Banjarbaru Gusur Bangunan ‘Liar’ di Eks Pasar Bauntung

Banjarbaru, DUTA TVAlat berat excavator membongkar bangunan di bagian depan, sebagai tanda keseriusan Pemko Banjarbaru, membersihkana lahan Eks Pasar Bauntung, seluas 1,4 hektar lebih.

Proses penggusuran paksa dilakukan seiring habisnya masa tenggat waktu yang diberikan bagi para pemukim, untuk membongkar sendiri bangunan.

Meski sempat menuai penolakan, lantaran tidak didapatnya kata sepakat terkait biaya ganti bongkar bangunan, namun proses penggusuran tetap dilakukan.

Tindakan tegas itu, membuat pemukim akhirnya pasrah dan mengalah. Dibantu anggota Satpol PP mengeluarkan barang dari rumah, kemudian diangkut menggunakan truck Satpol PP, diantar ke lokasi yang dituju.

Dalam prosesnya, Pemko Banjarbaru beberapa kali memberikan toleransi, hingga menaikkan ganti bongkar menjadi Rp5 juta. Akan tetapi warga tetap ngotot, dan hingga melewati deadline 14 Februari 2022, penggusuran dilakukan.

“Mereka tinggal di lahan milik Pemko Banjarbaru lebih dari 50 tahun,” kata Hidayaturrahman, Kasatpol PP Banjarbaru.

“Kami meminta ganti rugi Rp3 juta permeter, tapi diabaikan,” tambah Iman, salah seorang warga.

Dari keterangan, 32 bangunan warga di lahan Pasar Bauntung muncul sejak tahun 1952, dan kemudian berkembang menjadi pasar, karena kala itu Kota Banjarbaru belum memiliki pasar.

Reporter : Tarida Sitompul

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *