Pemkab HSS Launching GISA

 

DUTA TV KANDANGAN – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) secara simbolis melaunching program Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA), bersama Dirjen Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kemendagri Republik Indonesia yang turut dihadiri Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, Rabu (04/03) siang.

Program GISA yang bertujuan untuk membangun ekosistem pemerintahan tentang sadar akan pentingnya administrasi kependudukan ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat untuk mendapatkan dokumen kependudukannya dengan sistem jemput bola, serta pembinaan mitra pelayanan di setiap desa dan kelurahan.

“Kita ingin memastikan layanan administrasi kependudukan se Kalsel bisa  berjalan tuntas dengan semua kabupaten kotanya. Dari HSS ini kita dorong untuk seluruh Kalsel dan seluruh Indonesia,”ujar Zudan Arif Fakrulloh, Dirjen Kepedudukan Dan Cacatatan Sipil Kemendagri‎‎ RI.

Dari hasil evaluasi program GISA di tahun 2020 ini, jumlah penduduk di HSS yang sudah melakukan perekaman KTP elektronik sendiri  sebanyak 170.834 orang atau telah mencapai 100 persen. Sedangkan untuk kepemilikan akta kelahiran dan akta kematian serta kartu identitas anak (KIA) juga sudah melebihi target sehingga menjadi yang tertinggi di Kalimantan Selatan.

GISA juga menjadi penyemangat baru untuk terus meningkatkan angka kesadaran masyarakat  akan pentingnya dokumen administrasi agar target pemerintah pusat terpenuhi.

“Tuntaskan dulu KTP.Termasuk untuk mengadakan anjungan insyaallah nanti akan kita anggarkan. Kalau tidak ada perubahan mungkin tahun depan depan karena itu tidak mahal juga. Pasti bisa. Yang lebih penting masyarakat bisa  memanfaatkan anjungan karena itu komitmen kita akan ebrsama dengan Gubernur,”ujar  Achmad Fikry, Bupati HSS.

Gubernur Sahbirin Noor melihat apa yang dicapai Pemkab HSS perlu ditingkatkan. Untuk itu ia akan membuat anggaran khusus demi kesuksesan program GISA di Kalsel.

“Bagi kita sinergitas menjadi hal yang sangat penting, termasuk dalam hal alat, seperti printer dan sebagainya. Saya nanti akan segera anggarkan berapa yang diharapkan Pak Dirjen bisa  lebih terwujud lagi pelaksanaan GISA di Kalsel,”kata Sahbirin Noor.

Pemerintah provinsi maupun kabupaten akan terus melakukan jemput bola, terlebih bagi para pemuda yang berusia 17 tahun agar segera mempunyai identitas kependudukan.

 

Reporter : Muhammad Irfansyah

Follow Me:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *