Pemilik Tempat Olahraga Pasrah Jika PPKM Berlaku

Banjarmasin, DUTA TV — Pemerintah kota Banjarmasin dalam beberapa hari ke depan bakal menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang saat ini dikenal dengan PPKM dengan berbagai level.

Hal ini pun tak menutup kemungkinan akan berdampak terhadap usaha penyewaan fasilitas olahraga.

Para pengusaha mengaku pasrah jika pemerintah kembali mengambil sikap demikian sebagai usaha melandaikan kasus Covid-19.

Lihat Juga :  Aturan Makan 3 Orang dan 20 Menit Tuai Kritik

Hal ini sebagaimana disampaikan Owner Upik Mini Soccer Muhammad Fazrin saat membagikan daging kurban kepada masyarakat, Rabu (21/7) siang. Ia mengaku siap untuk mematuhi segala keputusan yang dibuat.

“Kita apapun keputusan pemerintah kita ikutin,”ujarnya.

Ia berharap kebijakan yang nantinya dibuat oleh pemerintah tak membuat dampak besar terhadap usaha fasilitas olahraga di Banjarmasin.

Lihat Juga :  Antisipasi Gelombang II COVID 19, Polresta Banjarmasin Siagakan Petugas

Sedangkan saat ini, menurutnya, tingkat penyewaan fasilitas olahraga seperti mini soccer, lapangan futsal, hingga lapangan sepak bola dinilai masih tinggi dan banyak digandrungi.

Sebelumnya Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan keputusan pemerintah untuk mengubah istilah PPKM Darurat ke PPKM Level 4.

Penetapan level wilayah akan berpedoman pada Indikator Penyesuaian Upaya Kesehatan Masyarakat dan Pembatasan Sosial dalam Penanggulangan Pandemi Covid-19 seperti yang telah ditetapkan oleh Menteri Kesehatan.

Lihat Juga :  Bukan ‘Darurat’, PPKM Akan Diganti Level 1 – 4

Beberapa indikatornya yakni laju transmisi Covid-19, respon sistem kesehatan, serta kondisi sosiologis masyarakat di wilayah tersebut.

 

Reporter : Nina Megasari – Ade Yanuar

Follow Me:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *