Pelaku Penganiayaan Ditangkap Saat Kasih Uang ke Orang Tua

DUTA TV BANJARMASIN – Rahmadi alias Madi Kuruk (37) warga  Gang Amal Utama Belitung Darat ini, harus mendekam dibalik jeruji besi, setelah buron selama tiga minggu.

Tersangka penganiayaan terhadap Rahmad Hidayat, pada 5 Juli lalu ini diamankan pihak Polsek Banjarmasin Barat, saat mengejenguk dan meberikan uang kepada orang tuanya, akhir pekan tadi.

Sebelumnya, tersangka Rahmadi terlibat perkelahian dengan korban bernama Rahmad Hidayat, di kawasan Gang Amal Utama, pada 5 Juli lalu, hingga berujung penganiayaan yang mengakibatkan korban mengalami luka tusuk di bagian leher dan lecet di kepala.

Lihat Juga :  Mengaku Dianiaya, Pengasuh Madrasah Nahdatul Adfal Lapor ke Polisi

Menurut pengakuan tersangka, perbuatan tersebut dia lakukan lantaran tersinggung setelah korban mendatangi ke rumah nya dan menantang berkelahi.

“Jadi awalnya bekelahi muntung aja, pas ulun lewat handak nukar gula habang, bagiannya sudah minum duluan itu, imabahnya ulun tinggal akan aja kerumah, sekalinya si korban mendatangi kerumah sambil kada bebaju menantang ulun bekelahi, menyambati di padang urang banyak lawan ada kuitan ulun, langsung ulun datangi, ulun cucuk pakai mata bor,” terang Rahmadi.

Lihat Juga :  Polisi ‘Gulung’ Sindikat Curanmor, 2 Pelaku Berstatus Pasutri

“Jadi si Madi ini setelah melakukan penganiayaan dia melarikan diri selama 3 minggu, kerumah keluargannya di kawasan Alalak, pada saat malam Senin kemarin pulang kerumah menjenguk ibunya dan mengasih uang ibunya, langsung kita tangkap. Awalnya mereka mabuk-mabukan, kemudian korban jua yang awalnya nantang dia dan akhirnya dia tusuk,” ungkap  Iptu Yadiyatullah, Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Barat.

Iptu Yadiyatullah, Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Barat

Iptu Yadiyatullah, Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Barat

Atas perbuatannya, tersangka Rahmadi dijerat dengan pasal 35i KUHP, dengan ancaman pidana penjara 5 tahun.

Lihat Juga :  Korban Ditembak Air Soft Gun dan Ditusuk Belati Hingga Alami 7 Mata Luka

Reporter : Ade Yanuar

Follow Me:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *