Pedagang di Pasar Bawang Pertanyakan Pembangunan Kembali Kios Pascakebakaran

Banjarmasin, Duta TV — Pascakebakaran Pasar Harum Manis beberapa waktu lalu, sejumlah pedagang mempertanyakan pembangunan ulang kios mereka yang terbakar. Mereka menginginkan pembangunan kios bisa segera dilakukan oleh pihak Perumda atau Pemko Banjarmasin secepatnya.

Pasalnya, saat ini tempat yang mereka gunakan tidak representatif, karena berada di lantai dua Pasar Harum Manis.

Padahal sejumlah pedagang juga siap jika harus membangun kios mereka secara mandiri atau dengan biaya sendiri. Mereka mengklaim juga sudah beberapa kali menghadiri rapat dengan pihak Perumda.

Menurut salah seorang pedagang, Dedi, kios atau tempat mereka berdagang sangat diperlukan agar mereka bisa tetap berjualan. Menurut mereka beberapa karyawan mereka hingga buruh pun masih ada yang tidak bekerja karena tidak adanya tempat atau lapak untuk mereka berjualan.

“Pedagang bawang merah di Harum Manis 2, jadi setelah dilihat dari problemnya, tidak ada etikat kebijakan pihak Pemkot, diwakili Perumda tidak ada penjelasan. Tuntutan pedagang meminta membangun mandiri pasca kebakaran tidak ada jawaban. Sudah memasang police lain yang boleh dibangun dan tidak. Hal itu sangat menyulitkan pedagang. Tapi pedagang ini bisa 15–20 orang karyawannya, jadi bukan cuma pedagang tapi karyawannya juga. Kalau tidak ada etikat Pemko pemberian izin pembangunan kembali toko yang terbakar, solusi ada tapi tidak mewakili aspirasi pedagang. Mau bangun mandiri, kalau pemerintah mau pakai tanah silakan,” jelas Dedi.

“Di atas sebagian, yang tidak tempat luntang lantung, sebagian buruh ia masih mencari-cari juga. Pembangunan itu kapan diselenggarakan, menunggu wali kota juga. Apa salahnya pedagang langsung berkomunikasi dengan wali kota. Kalau perwakilan kita masih ragu. Kalau biaya masing-masing bersedia,” ucap Supriadi, yang juga merupakan seorang pedagang.

Sementara itu, menurut Direktur Perumda Pasar Banjarmasin, Abdan Sakura, mereka sudah melakukan rapat dengan sejumlah pedagang dan menyetujui pembangunan kios dilakukan oleh Perumda Pasar. Mereka menargetkan penyelesaian bangunan pada Agustus mendatang.

“Kita sudah berkoordinasi, kita rapat dihadiri 20 lebih pedagang. Kita kunjungan dan dapat kesepakatan yang membangun Perumda Pasar, masih proses penawaran beberapa vendor. Sampai Agustus kita akan selesaikan di Harum Manis semi permanen. Bikin yang lebih tertata dan tertib lagi. Risiko banjir kebakaran, jadi kita rapikan lagi. Kalau ada pedagang itu tadi tidak mengikuti tahapan rapat, ada perwakilan pedagang dan menyepakati. Kenapa Perumda, karena lebih rapi dan berkeadilan,” ungkapnya.

Pembangunan kios yang dilakukan sifatnya semi permanen, karena nantinya pihak Pemko dan juga Perumda bakal melakukan penataan dan pembangunan kembali di Pasar Harum Manis tersebut.

Reporter: Zein Pahlewi

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *