Paripurna DPRD Banjar Di ‘Interupsi’ Pembagian Amplop

Martarpura, DUTA TV — Seseorang bukan anggota DPRD dan bukan pula staf sekretariat DPRD Banjar, menyerahkan amplop berwarna coklat kepada dua anggota dewan yang duduk di barisan belakang.
Bahkan salah satu anggota dewan terlihat mengambil amplop dan langsung memasukkan ke dalam tas berukuran sedang.
Aksi yang direkam dalam video berdurasi 13 dan 17 detik itu, terjadi di saat rapat paripurna DPRD Banjar, pada Rabu 6 April 2022 dengan agenda pemilihan alat kelengkapan dewan. Belum diketahui apa isi dari amplop itu. Sejumlah anggota dewan juga kebingungan, karena tidak ada yang mengetahui isi dari amplop dan hanya ditujukan kepada beberapa anggota dewan.
Terkait hal itu, Ketua Badan Kehormatan DPRD Banjar Abdussamad via telepon enggan berkomentar, karena masih akan membahasnya secara internal.
Sementara aksi bagi bagi amplop dalam rangkaian rapat paripurna DPRD Banjar menuai sorotan pakar hukum tata negara dari central bintang advokat Indonesia, Dr. Syaiful Bahri. Ia menilai aktivitas itu sebagai pelecehan terhadap kelembagaan dewan, dan menyarankan agar pimpinan dewan memproses masalah itu.
“yang beredar saat sidang DPRD lalu ada pembagian amplop itu sangat melecehkan daripada harkat dan marwah sebagai agggota dewan, masa pada saat siding resemi orang tidak dikenal masuk lalu membagikan amplop, ini ada indikasi intervensi,” katanya.
Sementara dalam rapat paripurna, koalisi sehat berhasil mengambil tiga ketua, Komisi I Abdul Razak dari partai golkar, komisi II Muhammad Zaini dari PKB, komisi III Muhammad Mulkan dari PPP, dan komisi IV belum terpilih. Sedangkan partai gerindra dari pihak lawan kehilangan jatah.
Reporter : Tarida Sitompul.




