Nelayan Tak Melaut Karena Masalah BBM

Kotabaru, Duta TV — Keresahan melanda nelayan bagang di Desa Sarang Tiung, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Kabupaten Kotabaru. Salah satunya Suriansyah yang sudah empat malam tak bisa melaut karena masalah BBM.

Setiap hari nelayan bagang sepertinya membutuhkan minimal lima liter solar dan pertalite untuk operasional.

Namun, sejak SPBU tak lagi melayani pembeli yang menggunakan jeriken, kedua jenis BBM itu sulit didapat. Kondisi ini membuat Suriansyah kehilangan mata pencahariannya.

Meski ada pekerjaan sampingan, semuanya sama-sama di laut dan membutuhkan BBM. Selama tak bekerja, Suriansyah mengaku tak ada kegiatan berarti yang bisa ia lakukan. Untuk menghidupi keluarga, sementara ia hanya mengandalkan uang simpanan.

“Itulah karena usaha utama dan pokok itu ya nelayan bagang. Sampingan sih ada selain bagang, tapi di laut juga, mancing, narik troll, pakai solar semuanya. Tidak ada kegiatan, ngerumpi aja, kumpul-kumpul. Untuk hidup sehari-hari kalau ada simpanan ya itu,” ucap Suriansyah, salah seorang nelayan.

Sedikitnya ada 500 nelayan bagang di Desa Sarang Tiung yang bernasib sama seperti Suriansyah. Mereka berharap ada solusi dari pemerintah agar persoalan ini tidak berkepanjangan.

Reporter: Nazat Fitriah

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *