Meski Distribusi Air Berangsur Normal, Warga Tetap Diminta Berhemat

Banjarmasin, DUTA TV – Distribusi air bersih di Kota Banjarmasin mulai kembali mendekati pola normal, setelah sebelumnya terganggu tingginya kadar garam air baku selama musim kemarau.
Direktur Operasional PTAM Bandarmasih, Irwan Firmana mengatakan gangguan paling terasa bagi pelanggan di wilayah ujung jaringan.
Meski kondisi membaik, warga diminta tetap menghemat air, dan menyiapkan cadangan karena pola distribusi masih bergantung pada kondisi air baku.
Perbaikan pasokan terjadi setelah gelombang air laut turun di bawah 2,8 meter.
Kondisi tersebut membuat kadar garam di Intake Sungai Bilu ikut menurun.
Jika kadar garam menembus ambang 250 ppm, Intake Sungai Bilu harus dihentikan sementara. Pasokan kemudian dibantu melalui transfer air dari IPA II di Jalan Pramuka.
Intake Sungai Bilu berkapasitas sekitar 2.100 meter kubik per jam dan melayani Banjarmasin Barat serta Banjarmasin Utara.
Sementara IPA II Pramuka mampu memproduksi sekitar 5.500–5.600 meter kubik per jam.
Dalam kondisi terbaru, penghentian Intake Sungai Bilu berlangsung sekitar pukul 11.00 hingga 15.00 Wita. Setelah itu, distribusi kembali berjalan normal.
Sebelumnya, pasokan sempat dihentikan pukul 04.00–08.00 Wita.
Pola itu kemudian dievaluasi karena justru membuat sebagian pelanggan kesulitan mendapatkan air pada pagi hari untuk mandi dan bersiap beraktivitas.
Pengaturan pasokan pun diubah. Saat kadar garam tinggi, pengaturan pagi diperpanjang hingga sekitar pukul 11.00 Wita. Sementara sore hari dilakukan sekitar pukul 17.00–20.00 Wita.
Perubahan pola distribusi sebelumnya sempat memicu banyak keluhan masyarakat.
Namun, setelah pola distribusi disesuaikan dengan kadar garam dan tekanan jaringan, keluhan disebut mulai berkurang signifikan.
Sejauh ini, PTAM Bandarmasih baru sempat mengerahkan satu mobil tangki bantuan.
Meski membaik, PTAM Bandarmasih belum menganggap persoalan selesai. Musim kemarau yang belum diketahui kapan berakhir membuat kadar garam dan kondisi distribusi masih dapat berubah.(rb)





