MAN 4 Banjar Tetap Gelar PTM Terbatas

Martapura, DUTA TV — MAN 4 Banjar memasang dua alat termal gun portable di akses jalan masuk ke sekolah, untuk memeriksa suhu tubuh siswa dan siswi yang akan mengikuti PTM.

Selaian alat pengecekan suhu tubuh, pihak sekolah turut menyediakan fasilitas mencuci tangan, sebagaima yang disyaratkan dalam prokokol kesehatan.

Sedangkan di ruang belajar, siswa dibagi dalam dua kelompok dimana satu kelompok mengikuti pembelajaran dengan proyektor, sedangkan siswa yang menolak PTM dapat belajar daring.

PTM terbatas MAN 4 Banjar dilaksanakan berdasarkan SKB 4 menteri, dan sudah memgantongi rekomendasi Kanwil Kementerian Agama Kalsel, serta Satgas Covid-19 dengan menerapkan program 5 M.

Bahkan aturan lebih ketat diberikan kepada MAN pendidikan khusus, yang mondok di lingkungan sekolah, diantaranya wajib swab antigen dan keluar asrama untuk berbelanja.

“Kita terapkan prokes untuk melindungi anak – anak dan guru,” kata M Saipurrahman – Kepala MAN 4 Banjar

Sementara itu, kasi pendidikan madrasah Kandepag Banjar Samanhudi menuturkan, hal sama berlaku bagi madrasah tsanawiyah dan ibtidayah ijin hanya diberikan kepada madrasah yang memenuhi syarat prokes.

Kendati menerapkan PTM terbatas, kantor Depag Banjar bakal melakukan monitoring penerapan Prokes, dan akan menabut rekomendasi gelaran PTM untuk sekolah yang tidak disiplin.

Reporter : Tarida Sitompul

Asiah


Uploader.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *