Lahan Masuk Kawasan Hutan Lindung, Petani Mengeluh Ke Dewan

DUTA TV BANJARMASIN – kedatangan puluhan warga Landasan Ulin Timur dan Barat serta Liang Anggang kota Banjarbaru yang tergabung dalam kelompok tani ini disambut Gina Mariati ketua Fraksi Nasdem DPRD Kalsel.

Kedatangan para petani yang didampingi ketua bidang Poktan partai Nasdem untuk menyampaikan keluhan mereka lantaran  lahannya masuk dalam kawasan hutan lindung mereka meminta solusi dari wakil rakyat menyusul hanya lahan itu yang menjadi penopang hidup keluarga.

Selain pemberitahuan yang mendadak mereka juga memikirkan nasib keberlangsungan lahan yang digarap selama puluhan tahun sebagai mata pencaharian itu jikapun masuk dalam kawasan hutang lindung mereka berharap pengelolaannya diserahkan kepada masyarakat.

“Ada keluhan mereka bahwa mereka terkejut setelah ada penetapan kawasan hutan lindung karena sebelumnya belum ada singkron sehingga ada pemberitahuan surat penggusuran, pertama kami bukan ingin menuntut ganti rugi tidak hanya kami ingin meminta kawasan hutan lingkup dikelola oleh masyarakat sesuai harapan pemerintah, “ ujar H. Jahrian Ketua Bidang Poktan Partai Nasdem.

H. Jahrian Ketua Bidang Poktan Partai Nasdem

H. Jahrian Ketua Bidang Poktan Partai Nasdem

Sementara menanggapi keluhan para petani Gina Mariati menyatakan akan segera membantu fasilitasi dengan Dinas Kehutanan Provinsi kalsel.

“Mereka minta bantuan ke kami fraksi Nasdem untuk fasilitas dinas kehutanan untuk mereka berbicar sebelumnya sudah pernah komunikasi tapi tidak ada jalan keluarnya lalu mereka diberi bibit minya kayu putih tapi itu tidak ada keuntungan dari mereka , mereka berharap diberi kebebasan menggarap lahan mereka  kami berharap setelah ini kami difaislitasi semoga keresahan ini akan terjawab dan dinas terkait mau duduk bersama membicarakan ini, ucap Gina Mariati Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kalsel.

Gina Mariati Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kalsel

Gina Mariati Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kalsel

Para petani juga meminta agar pemerintah memberikan bibit kebun seperti petai, jengkol, jagung, kedelai dan jeruk menyusul kabarnya pemerintah hanya akan memberikan bibit kayu putih yang jika dikembangkan hasilnya jauh dari harapan.

Reporter : Evi Dwi Herliyanti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *