Komisi V DPR Evaluasi Transportasi Udara

Jakarta, DUTA TV — Komisi V DPR RI melakukan evaluasi menyeluruh terhadap peristiwa jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di Kepulauan Seribu, Sabtu (09/01).
Wakil rakyat di senayan telah memanggil stake holder sektor penerbangan di Pusat untuk mengevaluasi agar kejadian serupa tak terulang.
Anggota V DPR RI M. Rifqinizamy Karsayuda mengungkapkan, di era pandemi jam terbang atau berkurangnya pemakaian pesawat bisa menyebabkan korosi atau matinya mesin pesawat sehingga bisa saja hal itu berkontribusi pada peristiwa yang menimpa Sriwijaya Air SJ 182
“Kami fokus panggil stake holder terkait bagaimana fakta terjadi. Evaluasi total terhadap sektor transportasi udara di era pandemi. Kita hampir lupa karena fokus penanganan kesehatan & penumpang awak agar tak terjangkit. Tetapi ternyata ada konsekuensi berkurangnya volume pemakaian pesawat. Pandemi ini membuat pesawat kita tidak terpakai, apakah itu salah satu kontribusinya ? Kalau betul kita akan petakan betul berapa yang terpakai dan terparkir. Kita sudah panggil pihak terkait untuk pertanggung jawabannya. Ini spekulasi beredar salah satunya cuaca, tapi kita tunggu fakta yang ditemukan KNKT,”katanya.
Fokus kedepan, pihaknya akan mengevaluasi seberapa banyak pesawat di maskapai Indonesia yang jarang terpakai di era pandemi dan bagaimana pembenahan agar peristiwa serupa tidak terulang.
Reporter : Fadli Rizki





