Komisi III DPRD Kalsel Pelajari Pengelolaan BRT Bandung Raya

Bandung, DUTA TV — Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan melakukan kunjungan kerja ke Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat di Bandung. Kunjungan ini dilakukan untuk mempelajari keberhasilan pengelolaan Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya yang dinilai mampu menjadi tulang punggung transportasi massal di kawasan perkotaan.
Dipimpin Wakil Ketua DPRD Kalimantan Selatan, Kartoyo, dalam pertemuan ini dibahas berbagai aspek mulai dari regulasi, sistem operasional, pembiayaan, hingga tantangan dalam implementasi layanan BRT.
Komisi III menilai sistem transportasi terintegrasi menjadi kunci agar layanan BRT Banjarbakula dapat berjalan optimal dan benar-benar dimanfaatkan masyarakat.
Sementara itu, Dinas Perhubungan Jawa Barat menegaskan bahwa keberhasilan BRT Bandung Raya tidak terlepas dari konsistensi kebijakan serta kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan.
“Hari ini kita melihat ke Provinsi Jabar, Bandung, dengan sangat luar biasa. Kita mendapatkan ilmu untuk melaksanakan pengawasan di wilayah Kalsel, yaitu Banjarbakula. Untuk itu tadi ada wejangan-wejangan dari Bandung. Memang kita ke depannya harus melakukan sistem yang terintegrasi, jadi di situ tidak ada lagi kabupaten kota, tapi sudah jadi satu sistem yang dipayungi PM 9 Tahun 2020, bahwa negara itu hadir untuk masyarakat. Dan memang di Bandung menyiapkan unit yang mumpuni dan memadai untuk memberikan layanan kepada masyarakat yang baik,” ujar Kartoyo.
Sementara itu, Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Jawa Barat, Agus Didik Suseno, mengatakan pertemuan tersebut menjadi ajang saling berbagi pengalaman.
“Sebetulnya kita sharing pengalaman, karena kita sama-sama mendapat program terkait dengan pengembangan angkutan massal berbasis jalan dari Kemenhub. Kami juga dulu tahun 2024 bersama Kemenhub berkunjung ke Banjarbakula. Jadi sebetulnya kita sharing bagaimana perkembangan di sana sehingga saling tukar pengalaman dalam hal peningkatan layanan angkutan massal, baik di Kalsel maupun Jabar. Dua-duanya sama-sama meningkatkan layanan publik dalam hal transportasi,” tambahnya.
Melalui kunjungan kerja ini, Komisi III DPRD Kalimantan Selatan berharap dapat mengadopsi praktik baik pengelolaan BRT Bandung Raya sebagai dasar penyusunan rekomendasi kebijakan transportasi massal yang terintegrasi dan berkelanjutan di Kalimantan Selatan. DPRD Kalimantan Selatan menargetkan pengembangan BRT Banjarbakula ke depan mampu menjadi solusi transportasi publik yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat.
Reporter: Nina Megasari





