Komisi III DPRD Kalsel Belajar Pengelolaan Stadion di Manahan Solo
Jawa Tengah, Duta TV — Upaya menghadirkan stadion modern di Kalimantan Selatan terus dimatangkan. Komisi III DPRD Kalimantan Selatan melakukan kunjungan kerja ke Stadion Gelora Manahan.
Kunjungan ini dilakukan untuk mempelajari secara langsung konsep pembangunan, fasilitas, hingga sistem pengelolaan stadion yang dinilai berhasil menjadi pusat olahraga sekaligus ruang publik bagi masyarakat.
Rombongan melihat langsung desain tribun, fasilitas atlet, sistem keamanan, hingga area penunjang masyarakat. Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Mustaqimah, mengatakan Stadion Manahan dipilih karena memiliki kapasitas dan konsep yang dinilai hampir serupa dengan stadion yang direncanakan dibangun di Banua.
Studi banding ini dinilai penting agar pembangunan stadion di Kalimantan Selatan nantinya benar-benar tepat guna dan tidak menjadi proyek mubazir.
“Hari ini kita melihat langsung proses di Manahan Solo ini karena ketahui kan kita akan membangun stadion yang nantinya kita rencanakan di Banjarmasin. Jadi kita melihat secara langsung bandingan bagaimana di Manahan Solo ini dan untuk total supporternya juga hampir kurang lebih seperti yang akan dibangun di Banjarmasin, sehingga kita memilih Manahan Solo untuk melihat bagaimana proses pembangunan dan bagaimana proses untuk di Manahan Solo,” ujar Mustaqimah.
“Harapan ke depan tentunya kita bisa membuat lapangan olahraga yang memang bisa berfungsi untuk masyarakat banyak, jangan sampai nantinya lapangan ini dibuat itu membazir. Sehingga memang betul-betul meloloh dengan baik dan juga sesuai dengan fungsinya,” tambahnya.
Selain menjadi pusat kegiatan olahraga, stadion yang akan dibangun nantinya juga diharapkan mampu menjadi ruang publik yang nyaman, mendukung pembinaan atlet daerah, serta menjadi kebanggaan masyarakat Kalimantan Selatan.
DPRD Kalsel menegaskan komitmennya dalam meningkatkan fasilitas olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia dan pengembangan prestasi olahraga di daerah.
Reporter: Tim Liputan





