Keuntungan PTAM Bandarmasih Hanya Rp 3,5 M di 2021

Banjarmasin, DUTA TV — Direktur Utama PT Air Minum Bandarmasih (PTAM), Yudha Achmadi mengumumkan hasil audit dari akuntan publik, terkait laba dan rugi perusahaan air bersih tersebut, di aula kantor, Rabu(02/11/2022) sore. Kegiatan itu juga dihadiri oleh perwakilan dari Dewan Pengawas Perusahaan itu.
Hasilnya, keuntungan pada tahun 2021 menurun drastis dibanding 2020. Pada tahun 2020, keuntungan PTAM Bandarmasih mencapai R p11 M lebih.
Sedangkan pada tahun 2021 keuntungan PTAM Bandarmasih hanya Rp 3,5 milyar atau selisih sekitar Rp8 M.
Hal itu dikarenakan adanya kebijakan yang direvisi, seperti mencabut kebijakan tarif minimal 10 meter kubik. Pasalnya, keuntungan dari penerapan kebijakan itu, PTAM bisa meraih pendapatan sekitar Rp1 M lebih dalam sebulan.
Tak hanya pencabutan kebijakan, biaya operasional pengolahan air minum juga cukup membengkak pada tahun 2021.
“ Hasil audit 2021, kita sampaikan ke publik dari hasil audit itu laba rugi terjadi penurunan secara signifikan 2021 dan 2020, 2020 11 M, 2021. Jadi 3,5 sekian kita menyadari ada kebijakan yang direvisi jadi ada penurunan biaya operasional. Secara keseluruhan mengalami penurunan,” jelas Yudha Achmady.
Meski mengalami penurunan, PTAM Bandarmasih tetap meraih penghargaan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Yudha juga berharap keuntungan pada tahun 2022 ini meningkat dibanding 2021 . Keuntungan tersebut nantinya akan dikembalikan untuk pelayanan optimal bagi pelanggan PTAM Bandarmasih.
Reporter : Zein Pahlevi

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *