Ketua DPRD Kalsel Komitmen Tindaklanjuti Tuntutan Mahasiswa

Banjarmasin, Duta TV — Ketua DPRD Kalimantan Selatan Supian HK menandatangani tuntutan mahasiswa dalam aksi unjuk rasa sebagai bentuk komitmen untuk menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan. Supian HK menilai seluruh poin tuntutan yang disampaikan relevan dengan kondisi daerah saat ini.
Ia mengatakan DPRD Kalimantan Selatan telah menjadwalkan rapat dengar pendapat pada Kamis besok (22/01/26) dengan mengundang pihak-pihak terkait untuk membahas sejumlah isu yang disuarakan mahasiswa, di antaranya persoalan banjir, kebakaran hutan dan lahan, serta wacana pemilihan kepala daerah. Terkait pilkada, Supian menegaskan pihaknya sependapat dengan mahasiswa agar pemilihan kepala daerah tetap dilakukan secara langsung oleh rakyat.
“Alhamdulillah saya sangat terharu juga dengan tujuh tuntutan. Dia mau merencanakan juga tuntutan itu, kami di DPR sudah melaksanakan. Insyaallah RDP kami tanggal 22 mengundang wacana yang diutarakan tadi seperti banjir, kebakaran, kedua pilkada langsung, tadi menyoroti harus kembali dipilih oleh rakyat. Kami sependapat, terus juga masalah wisata Gunung Meratus saya sependapat karena itu merugikan rakyat. Tuntutan mahasiswa ini bagus, insyaallah 23–24 kami sampaikan ke pusat,” ucapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kalsel M. Alpiya Rakhman menegaskan bahwa wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD saat ini masih sebatas pembicaraan informal dan belum masuk dalam pembahasan resmi.
“Memang pada prinsipnya wacana pemilihan di DPR ini hanya pembicaraan, kalau bahasa Banjar panderan di getek lah, belum ada masuk di Prolegnas saja tidak ada artinya, tahun ini tidak ada pembahasan perubahan UU itu. Kami dari DPRD juga sudah mendengar bahwa memang pemilu wacana dilakukan DPRD tidak ada pembahasan, tapi tahun depan tidak tahu karena bukan kewenangan kami,” tegasnya.
Dialog antara mahasiswa dan jajaran pimpinan DPRD Kalsel sendiri sebelumnya sempat memanas, mengingat hampir seluruh partai politik kecuali PDIP menyetujui pemilihan kepala daerah lewat DPRD. Akhirnya, sebagai perwakilan dari rakyat, Supian HK menandatangani tuntutan mahasiswa, menyepakati pilkada tetap dipilih oleh rakyat.
Reporter: Evi Dwi Herliyanti, Nina Megasari





