Kementan Serukan Manfaatkan Agen Pengendali Hama Hayati

Martapura, DUTA TVTanaman hias dan Daun Katu atau Refugia sebagai salah satu bahan pengendali hama hayati pertanian.

Inilah tanaman Refugia, daun katu, serta daun serai maupun saun dan biji buah sirsak, atau nangka belanda yang bisa dijadikan, bahan baku utama agen prngendali hayati, bagi tanaman pertanian.

Saat ini Kementerian Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura, tengah gencar mensosialisasikan pemanfaatan agen hayati untuk mengendalikan hama tanaman, menggantikan penggunaan bahan bahan kimia.

Pengalihan pemanfaatan bahan kimia tersebut, ditujukan untuk meningkatkan kualitas produktifitas pertanian, serta memelihara kualitas lahan pertanian.

Bahkan Kementerian Pertanian dan BPTPH Kalsel, saat bertemu petani di Desa Tambang Awang Kecamatan Tatah Makmur, menilai pemanfaatan agen hayati dan musuh alami pertanian, dapat meningkatkan keuntungan petani karena berkurangnua biaya pembelian racun kimia.

Menurut direktur perlindungan tanaman pangan, Mohammad Takdir Mulyadi, tujuan program agen hayati dan musuh alami bagi pertanian, meningkatkan kualitas produktifitas pertanian, sekaligus meningkatkan keuntungan petani dalam jangka Panjang.

Penerapan pengendali hama tanaman hayati, sudah dilakukan sebagian petani di Pulau Jawa, dengan hasil menguntungkan, dan akan menyehatkan kembali lahan pertanian, yang rusak akibat cairan racun hama kimia.

Reporter : Tarida Sitompul

Redha Aulia R


Uploader.
Follow Me:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *