Kemenag Umumkan Alur Pengambilan BPIH Tahun 2020

DUTA TV BANJARMASIN – Untuk jemaah haji khusus mereka terlebih dulu mengajukan permohonan pengembalian yang ditujukan kepada penyelenggara, dengan menyertakan bukti asli setoran pelunasan nomor rekening atasa nama jemaah haji serta nomor telepon.

Setelah divalidasi dokumen jemaah haji khusus oleh kemenag jemaah diminta mengajukan permohonan pembatalan setolan kepada direktur bina umrah dan haji khusus, lalu setelah terkonfirmasi pada aplikasi siskohat lalu jemaah mengajukan permohonan kepada badan pengelola keuangan haji.

Usai mendapat verifikasi dari petugas akan keluar surat perintah membayar atau SPM sesuai nilai pembayaran BPIH, khusus ke bank penerima dan akan dilakukan transfer dana pengembalian.

Sementara bagi jemaah haji regular juga harus mengajukan permohonan pengembalian setoran pelunasan BPIH tertulis kepada kepala kemenag kabupaten kota, dengan menyertakan bukti asli setoran pelunasan fotokopi buku tabungan, foto copi KTP serta nomor telpon Jemaah.

Petugas haji dan umrah lalu melakukan verifikasi, setelah dinyatakan sah Kemenag kabupaten kota akan mengajukan permohonan pengembalian kepada direktur penyelenggara haji dalam negeri atau diryanda.

Dari Diryanda permohonan pengembalian pelunasan tersebut akan diajukan kepada badan pengelola keuangan haji atau BPKH setelah dilakukan verifikasi, dana tersebut nantinya akan masuk ke rekening penerima.

Kemenag pun menegaskan segala prosedur pengembalian pelunasan ini akan memakan waktu hingga sembilan hari kerja.

Tim Liputan

Asiah

Uploader.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *