Kemarau di Kalsel Diprediksi Hingga Oktober 2025

Banjarbaru, DUTA TV — BMKG bersama BPBD Kalsel telah melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menebar garam untuk hujan buatan selama sepuluh hari sejak tanggal 13 hingga 22 Agustus lalu.
Hujan yang turun dalam dua pekan terakhir ini bukan pertanda bahwa musim kemarau telah berakhir, melainkan hasil modifikasi cuaca yang dilakukan.
Stasiun Klimatologi Kelas I Kalsel memprediksi kemarau basah masih akan terjadi hingga Oktober 2025 mendatang. Sehingga pada saat ini wilayah Kalsel masih dalam musim kemarau, kendati ada beberapa fenomena alam yang memengaruhi sehingga curah hujan masih berpotensi terjadi di beberapa wilayah.
Kepala Pengelolaan Data dan Informasi BMKG Kalsel, Wiji Cahyadi, mengatakan masyarakat agar tetap waspada karhutla meski kemarau masuk kategori kemarau basah.
“Musim kemarau di wilayah Kalsel masih akan terjadi sampai bulan Oktober. Memang beberapa minggu terakhir terjadi hujan karena adanya modifikasi cuaca. Dihimbau masyarakat untuk tetap waspada terjadinya karhutla, karena saat ini masih kemarau,” ujar Wiji Cahyadi.
Wiji Cahyadi menambahkan, kondisi iklim tidak bisa hanya dipahami dari kalender saja, namun memerlukan parameter lebih detail sehingga masyarakat bisa tetap siaga akan kondisi perubahan iklim yang terjadi.
Reporter: Suhardadi





