Kebanjiran, Masjid di Desa Pembantanan ‘Absen’ Ibadah Salat Jum’at

Kabupaten Banjar, DUTA TV — Luapan Sungai Martapura mengakibatkan banjir menggenangi Masjid Al-Ittiihadul Khairat yang terletak di RT 2 Desa Pembantanan, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, pada Jumat siang (02/01/26).
Sehingga masjid ini untuk sementara tidak bisa digunakan warga atau jamaah untuk beribadah salat Jumat karena lantai masjid terendam banjir.
Bahkan akibat air yang menggenangi masjid, terlihat relawan dan pengurus masjid menggunakan perahu jukung yang bisa masuk ke dalam area masjid untuk memberitahukan kepada warga terkait kondisi tempat ibadah yang kebanjiran.
Pihak pengurus Masjid Al-Ittiihadul Khairat menghimbau kepada warga sekitar yang akan melakukan ibadah salat Jumat untuk sementara agar mendatangi masjid lain yang tidak terendam banjir.
WARGA DESA MELAYU ILIR DIGEGERKAN SESOSOK MAYAT TERSANGKUT DI KOLONG RUMAH
Sementara itu, penemuan sesosok mayat laki-laki menggegerkan warga Desa Melayu Ilir RT 03, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Kamis kemarin.
Kondisi jasad saat ditemukan tersangkut di kolong rumah warga di bantaran Sungai Martapura yang sedang kebanjiran. Identitas mayat diketahui bernama Gusti Irwan GR, berusia 55 tahun, warga Jalan Pekapuran, Kelurahan Karang Mekar, Kecamatan Banjarmasin Timur.
Mayat pertama kali diketahui warga saat melihat tubuh manusia terjepit di bagian bawah rumah panggung tepat di atas aliran sungai. Belum jelas apa pemicu kematian.
Posisi jasad setengah terendam air sungai dengan kepala berada di bawah kolong rumah dan badan tertahan pada balok kayu bangunan.
Kondisi korban saat ditemukan sudah mengalami pembusukan. Wajah tampak membengkak dan sulit dikenali, sementara rambut terlihat basah dan menggumpal.
Kemudian jasad dibawa ke Rumah Sakit Ratu Zalecha Martapura untuk dilakukan visum.
Reporter: Suhardadi





