Kayu Gelondongan yang Terbawa Arus Banjir Sumatra Dipastikan Hasil Penebangan

Jakarta, DUTA TV – Kementerian Lingkungan Hidup memastikan tumpukan kayu gelondongan yang terbawa arus banjir bandang di Sumatera Utara bukan berasal dari proses alamiah, melainkan hasil penebangan.

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq meninjau langsung kawasan DAS di Desa Garoga, Tapanuli Utara, dan menyimpulkan bahwa kayu-kayu tersebut merupakan hasil aktivitas penebangan.

“Secara teknis memang kayu ini agak berumur lama, ada sebagian yang dipotong-potong dengan mesin gergaji.” kata Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, dikutip Minggu, 7 November 2025.

Pemerintah menegaskan akan menempuh jalur hukum untuk menindak para pelaku yang bertanggung jawab.

Selain itu, empat perusahaan besar, Tambang Emas Martabe (PT Agincourt Resources), PLTA Batang Toru, PT Toba Pulp Lestari, dan PTPN III, telah disegel dan seluruh kegiatan usaha dihentikan sementara sampai audit lingkungan selesai dilakukan.

“Kami akan melakukan penyelidikan lagi. Mungkin habis ini kami akan terbang sampai ke hulu untuk memastikan apa yang terjadi di hulu. Karena kayu ini tidak alami sampai di kita, mungkin ada aktivitas yang harus bertanggung jawab dari kasus ini,” ucapnya.

Langkah tegas ini menjadi upaya pemerintah dalam mengatasi kerusakan lingkungan dan mencegah bencana serupa terulang kembali.(mtv)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *