Januari – April 2024, DBD di Banjarbaru Tembus 366 Kasus

Banjarbaru, DUTA TV — Warga di Kelurahan Syamsudin Noor Kecamatan Landasan Ulin Kota Banjarbaru melakukan gotong royong membersihkan lingkungan perumahan.
Gotong royong dilakukan untuk mengurangi perkembangbiakan nyamuk aedes aegepty yang bisa menularkan penyakit demam berdarah.
Dikarenakan selama empat bulan terakhir atau periode Januari – April 2024terjadi peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD) di kota Banjarbaru, jika dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Berdasarkan data di Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, selama empat bulan terakhir mencatat sebanyak 366 warga terpapar DBD . Hal ini sebagaimana diungkapkan Juhai Triyanti, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru.
“Kasus DBD dari Januari sampai April 2024 total 366. Memang meningkat dari tahun kemarin. Tahun kemarin peningkatan di bulan Januari-Februari. Himbauan agar gertak bapuputik. Dari puskesmas memantau gertak bapuputik berkesinambungan. Bubuk abate agar masyarakat bisa mengambil ke puskesmas secara gratis. Angka kematian karena DBD di Banjarbaru belum ada. Mungkin meningggal karena ada komplikasi yang lain,”terangnya.
Sementara itu, meskipun terjadi peningkatan kasus DBD di Kota Banjarbaru pada tahun ini, namun belum terindikasi angka kematian akibat DBD. Juhai triyanti menjelaskan, dugaan adanya pasien yang meninggal karena adanya komplikasi penyakit lainnya.
Reporter : Suhardadi





