Ikuti Rapat Monev Pelaksanaan Vaksinasi, Pj Gubernur Sampaikan Progres Vaksinasi di Kalsel Capai 77 Persen

Banjarbaru, DUTA TV — Pj Gubernur Kalimantan Selatan, Safrizal ZA menghadiri Rapat Rutin Monitoring dan Evaluasi (Monev) pelaksanaan vaksinasi COVID-19 yang digelar Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI secara virtual di Command Center Kantor Setda Banjarbaru.

Safrizal ZA mengatakan, rapat mingguan monitoring pelaksanaan vaksinasi yang diinisiasi oleh Kementerian Kesehatan RI, Kemendagri dan Satgas Covid-19 untuk memonitor presentasi pencapaian tiap-tiap tahapan proses vaksinasi dan pada tahapan pertama bulan Februari untuk tenaga kesehatan seluruh indonesia.

Lihat Juga :  Simanis Disperin Kalsel Buka Pendaftaran Pelatihan Pelaku IKM Mulai Maret Mendatang

Sedangkan untuk Kalsel sendiri progres vaksinasi pertama untuk tenaga kesehatan telah mencapai 77 persen.

“Oleh karena itu saya akan berkoordinasi dengan pemerintah Kabupaten/Kota untuk mendorong segera dapat menyelesaikan progres vaksinasi bagi tenaga kesehatan. Karena setelah tenaga kesehatan, berikutnya adalah manula dan pelayanan publik,” kata Safrizal, Senin (22/2/2021).

Selain itu, target vaksinasi dari pusat per harinya 1 juta vaksin untuk seluruh indonesia. Sedangkan untuk presentasi Kalsel dari 1 juta tersebut nanti akan dihitung.

Lihat Juga :  Karyawan dan Perawat RSJ Sambang Lihum di Vaksin

“Nanti target 1 juta dihitung oleh Kemenkes, setelah itu kita akan diberitahu berapa target untuk Kalsel,” ungkapnya.

Lanjut, ia menerangkan terkait perkembangan Kasus COVID-19 di Kalsel pada beberapa Kabupaten/Kota. “Hari ini tidak ada yang merah. Semuanya oren dan kuning. Jadi masih perlu kerja keras untuk menekan sampai dengan kuning. Saya sudah buat surat edaran dan semua pelaksanaan kegiatan resmi pemerintah wajib rapid antigen,” ucapnya.

Lihat Juga :  Bupati HSS Terima Vaksinasi Untuk Pertama Kalinya

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, M. Muslim menambahkan vaksinasi COVID-19 bagi tenaga kesehatan akan selesai pada Februari dan akan dilanjutkan sasaran berikutnya setelah nakes dan penunjang kesehatan lainnya.

“Nanti masuk ke lansia dan petugas publik lainnya seperti ASN, TNI, Kepolisian dan berbagai kelompok yang memberikan pelayanan pada masyarakat,” tuturnya. MC Kalsel/tgh

Tim liputan


Informasi ini juga bisa dilihat di website Diskominfo Kalsel Klik disini

Rahmatillah


Editor & Uploader

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *