Hujan Turun, Kadar Garam di Intake Sungai Bilu Menurun

Banjarmasin, Duta TV — Hujan yang beberapa kali mengguyur Banjarmasin mulai berdampak positif terhadap kualitas air baku di Intake Sungai Bilu. Pihak PAM Bandarmasih mencatat kadar garam di lokasi tersebut kini turun menjadi sekitar 500 ppm, meski kondisinya masih berpotensi berfluktuasi tergantung curah hujan dan pasang surut air.
Sebelumnya, kadar garam di Intake Sungai Bilu sempat melonjak hingga mencapai ribuan ppm. Untuk menjaga pasokan, PAM Bandarmasih saat ini masih dibantu suplai air dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pramuka sebesar 1.400 meter kubik per jam, khususnya ketika kadar garam di Intake Sungai Bilu kembali naik dan belum bisa dimaksimalkan.
Dalam kondisi normal, batas maksimum kadar garam yang dapat diolah secara optimal oleh PAM Bandarmasih adalah 300 ppm. Direktur Operasional PAM Bandarmasih, Irwan Firmanah, berharap intensitas hujan yang berkelanjutan dapat terus memperbaiki kondisi air baku agar distribusi air bersih berjalan lancar.
“Alhamdulillah hujan yang turun beberapa hari terakhir berdampak terhadap kondisi garam air baku di Intake Sungai Bilu, kadarnya sudah turun menjadi 500 ppm, meski masih berfluktuasi ketika air pasang kembali naik. “Kalau kondisi air baku sedang bagus, kami langsung memaksimalkan Intake Sungai Bilu untuk mendukung pelayanan di wilayah Banjarmasin Barat, Banjarmasin Tengah, serta kawasan S. Parman di sebelah kiri,” ujar Irwan Firmanah.
PAM Bandarmasih memastikan akan terus memantau perubahan kualitas air baku secara berkala dan menyesuaikan pengoperasian sumber air yang tersedia demi menjaga pelayanan optimal kepada para pelanggan.
Reporter: Zein Pahlevi





