Hilal di Banjarmasin Belum Penuhi Kriteria Imkanur Rukyat MABIMS

Banjarmasin, Duta TV – Pemantauan hilal dilakukan di puncak RS Amanah Medical Centre, Jalan MT Haryono, yang merupakan salah satu bangunan tertinggi di Banjarmasin.
Berdasarkan data hisab yang dirilis Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan, ijtimak terjadi pada pukul 20.01 WITA. Sementara matahari terbenam pukul 18.42 WITA dan bulan lebih dulu terbenam pada pukul 18.37 WITA.
Secara astronomis, tinggi bulan hakiki tercatat minus 1 derajat 09 menit 11 detik dan tinggi bulan mar’i minus 1 derajat 06 menit 14 detik. Elongasi geosentris berada di angka 1 derajat 11 menit 45 detik.
Dengan posisi tersebut, hilal di Banjarmasin belum memenuhi kriteria terbaru MABIMS, yakni tinggi minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Selatan, Muhammad Tambrin menegaskan, secara perhitungan astronomi peluang terlihatnya hilal di Banjarmasin sangat kecil.
Meski demikian, pemantauan atau rukyat tetap dilaksanakan sebagai bagian dari prosedur resmi pemerintah yang memadukan metode hisab dan rukyat.

“Berdasarkan data hisab untuk wilayah Banjarmasin, posisi hilal masih di bawah ufuk. Artinya secara perhitungan belum memenuhi kriteria imkanur rukyat,” jelas Tambrin.
Sementara itu, pemerintah melalui sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama Nasaruddin Umar di Jakarta menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah atau 2026 Masehi jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
Reporter : Nina Megasari





