Harus Antri 20 Menit, Warga Tidak Permasalahkan Pemeliharaan Jembatan Barito

DUTA TV BANJARMASIN – Sementara itu, pemeliharaan berupa injeksi lantai jembatan Barito sepanjang 106 meter berdampak pada perubahan arus lalu lintas dan terjadi antrian panjang di Kawasan Trans Kalimantan.

Baca juga : Kemacetan Arus Lalu Lintas Terjadi di Sekitar Jembatan Barito

Kendati sempat terjadi antrian hingga sepanjang 900 meter dan menunggu proses buka tutup alur kurang lebih satu jam. Petugas Proyek kembali melakukan sistem perubahan arus dengan sistem buka tutup yang berjarak masing-masing 10 menit

Sehingga pada hari kedua ini, warga hanya mengantri selama kurang lebih 20 menit. Namun hal itu tidak membuat warga atau pengendara mengeluh, mereka menyambut baik proses pemeliharaan lantaran kondisi jembatan yang sudah selayaknya mendapatkan pemeliharaan pasca oprit jembatan yang mengalami kerusakan.

“Menunggu kurang lebih 20 menit, tapi tidak apa-apa, kan untuk diperbaiki kedepannya,” ujar soblin warga yang melintasi jembatan Barito.

“Tidak masalah, cuman sebentar. Kami mendukung aja karena jembatan harus baik untuk kedepannya biar lancar semua,” ujar Subli warga yang juga melintasi jembatan Barito.

Sebelumnya kondisi jembatan Barito yang terakhir mendapat pemeliharaan pada tahun 2015 tersebut mendapat kerusakaan penurunan oprit, hingga keretakan pada bagian tanjakan dari Handil Bakti menuju Anjir, sehingga beberapa kali memakan korban jiwa.

Oleh sebab itu lah warga rela menunggu kondisi pemeliharaan yang menelan dana sebesar Rp 7,9 miliar tersebut.

Reporter : Elsa Pratiwi – Zein Pahlevi

Helman

Uploader.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *