Hanya Terima Satu Siswa Baru, MPLS SDN Teluk Dalam 10 Digabung dengan SDN Teluk Dalam 9

Banjarmasin, Duta TV — Sekilas, pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SD Negeri Teluk Dalam 10 Banjarmasin tidak terlihat berbeda dengan sekolah lain.

Puluhan siswa mengikuti berbagai kegiatan pengenalan lingkungan sekolah, permainan edukatif, hingga pembentukan karakter. Namun, tahun ini sekolah tersebut hanya menerima satu orang siswi baru.

Berawal dari kondisi tersebut, diputuskan sekolah itu pun berkolaborasi dengan SD Negeri Teluk Dalam 9 agar pelaksanaan MPLS tetap berlangsung dan memberikan pengalaman yang setara bagi peserta didik baru.

Selama lima hari, mulai Senin hingga Jumat, kegiatan MPLS diikuti 23 siswa SD Negeri Teluk Dalam 10 bersama 113 siswa SD Negeri Teluk Dalam 9. Berbagai materi diberikan dengan pendekatan yang menyenangkan. Kegiatan difokuskan pada penguatan karakter, kedisiplinan, semangat gotong royong, saling menghormati, serta menanamkan kepedulian terhadap sesama. Selain itu, siswa juga dibekali pemahaman untuk mencegah perundungan atau bullying di lingkungan sekolah.

Pihak sekolah menyebut keputusan menggabungkan pelaksanaan MPLS diambil setelah melalui diskusi bersama kedua sekolah. Langkah tersebut dilakukan agar siswa baru, khususnya satu-satunya peserta didik baru di SD Negeri Teluk Dalam 10, tidak merasa sendirian saat mengikuti masa pengenalan sekolah.

Sementara itu, untuk proses kegiatan belajar mengajar bagi siswi baru, SD Negeri Teluk Dalam 10 masih menunggu petunjuk teknis dari Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, mengingat jumlah peserta didik baru hanya satu orang.

PLT Kepala SDN Teluk Dalam 10 Banjarmasin, Arief Rakhman Hakim, mengatakan, “Keputusan menggabungkan MPLS ini merupakan hasil diskusi bersama SDN Teluk Dalam 9. Tujuannya agar peserta didik baru mendapatkan pengalaman yang sama dengan sekolah lain dan tidak merasa sendirian. Untuk pelaksanaan kegiatan belajar mengajar, kami masih menunggu petunjuk teknis dari Dinas Pendidikan karena tahun ini hanya ada satu siswa baru.”

Kondisi minimnya jumlah peserta didik baru bukan kali pertama dialami SD Negeri Teluk Dalam 10 Banjarmasin. Pada tahun ajaran 2025 sekolah ini hanya menerima enam siswa baru, sementara pada tahun 2024 tidak memperoleh peserta didik baru sama sekali.

Situasi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi sekolah dalam menjaga keberlangsungan proses pendidikan di tengah menurunnya jumlah pendaftar.

Reporter: Nina Megasari

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *