Gus Muhaimin Kukuhkan Pengurus DPC PKB SeKalsel – Tekankan Kader Bantu Dampak Karhutla

Banjarmasin, Duta TV — Ratusan pengurus DPC PKB se-Kalimantan Selatan masa bakti 2026–2031 dikukuhkan oleh Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin, di Asrama Haji Landasan Ulin, Sabtu kemarin.
Gus Muhaimin menegaskan perombakan dan pengukuhan struktur partai di tingkat daerah hingga akar rumput bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan langkah krusial menghadirkan politik yang berorientasi pada kerja nyata dan pelayanan publik.
Selain pengukuhan jajaran pengurus Dewan Pengurus Cabang PKB se-Kalsel, acara juga dirangkai dengan musyawarah kerja cabang. Muhaimin Iskandar menyinggung banyaknya persoalan yang dihadapi di Kalimantan Selatan, salah satunya terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Gus Muhaimin menekankan agar persoalan yang dihadapi harus diperjuangkan oleh pengurus PKB yang baru saja dikukuhkan. Muhaimin meminta para kader untuk bergerak ke bawah dan mencari solusi untuk masyarakat yang saat ini terdampak karhutla.
“Di Kalsel ini masih banyak problematika masyarakat. Kebakaran hutan, kemiskinan, pendidikan yang belum berkualitas, kemudian kesehatan, juga jalan-jalan yang belum bagus, kita yang di Jakarta juga akan terus memperjuangkan nasib dan perjuangan masyarakat di Kalsel. Karena itu, PKB yang jadi pengurus baru ini harus bergerak ke bawah melalui perjuangan memberi bantuan, menolong, dan mencarikan solusi masyarakat,” ujar Muhaimin Iskandar, Ketum DPP PKB.
Sementara itu, Wakil Ketua DPW PKB Kalsel Yadi Mahendra Muhyin menuturkan seluruh kader PKB diarahkan untuk hadir dan menjadi motor penggerak, serta harus selalu siap untuk ditempatkan, untuk bergerak, dan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat.
“Itu yang selalu disampaikan Ketum bahwa PKB bukan politik lima tahunan tapi politik kehadiran yang harus siap ada di setiap masyarakat, tadi juga Gus Muhaimin memberikan santunan kepada relawan PKB yang ada di Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Banjar. Bagaimana bahwa PKB itu hadir, merasakannya, dan turut untuk ambil bagian di dalam setiap masalah yang ada di Kalsel dan di Indonesia,” kata Yadi Mahendra Muhyin, Waket DPW PKB Kalsel.
Yadi menambahkan, jika politik kehadiran diterapkan dalam keberlangsungan partai, salah satunya dengan menjadikan kantor DPW hingga DPC untuk menerima aduan dan aspirasi dari masyarakat, termasuk terlibat untuk membantu warga terdampak karhutla dan kekeringan dengan berkolaborasi bersama relawan.
Reporter: Suhardadi





