Guru Honorer Nyambi Kerja Serabutan Demi Mencukupi Keperluan Sehari-Hari

DUTA TV BANJARBARU – Yunadi, seorang guru honorer di Sekolah Dasar Negeri 5 Syamsudin Noor kecamatan Landasan Ulin kota Banjarbaru, merupakan salah satu guru honorer yang hanya menerima upah Rp225.000 perbulan dari dana bantuan operasional sekolah atau Dana BOS.

Minimnya besaran honor yang diterima Yunadi, lantaran belum terbitnya surat keputusan dari walikota Banjarbaru untuk pengangkatan insentif bagi guru honorer.

Baca juga :Guru Honorer “Serbu” Pemko Banjarbaru Pertanyakan SK

Selain Yunadi juga terdata sebanyak 718 guru honorer yang belum mendapatkan SK pengangkatan dari walikota Banjarbaru.

Menurut Yunadi, dirinya sudah mengemban tugas mengajar dengan status guru honorer di SDN 5 Syamsudin Noor sejak 5 tahun terakhir, dengan besaran honor Rp225.000 perbulannya. Sehingga untuk mencukupi keperluan sehari-hari, Yunadi terpaksa nyambi mengajar les privat dan bekerja serabutan.

“Tidak mencukupi jadi caritambahan luaran les privat dan kerja serabutan,” ungkapnya.

Yunadi berharap, agar Pemko Banjarbaru melalui dinas pendidikan untuk segera menerbitkan SK pengangkatan status guru honorer, sehingga kesejahteraan guru honorer meningkat.

Reporter : Suhardadi


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *