Eksekusi Lahan – Warga Gang Assalam Lapor ke Komnas HAM

DUTA TV BANJARBARU – Pembongkaran secara paksa pintu rumah warga oleh petugas eksekusi PN Banjarbaru bakal disikapi secara bijak oleh warga rencanya sebagian warga akan mengambil langkah hukum sebagai perlawanan.

11 warga gang Assalam telah menepati janjinya untuk tidak melakukan perlawanan fisik terhadap eksekusi rumah dan lahan mereka, apalagi ketatnya pengamanan dari pihak kepolisian membuat warga hanya bisa pasrah.

Bahkan salah satu anak warga sempat mengamuk dan mengusir petugas Kepolisian dan nyaris merampas ponsel dari wartawan yang mengabadikan suasana di lapangan karena merasa terdzolimi.

Menurut juru bicara warga, Sirajul Huda dan Arkani pihaknya akan melakukan konsultasi dengan ahli hukum untuk mengambil langkah perlawanan, salah satunya melapor ke Komnas HAM.

Baca juga : Sempat Ricuh PN Banjarbaru Tetap Eksekusi 11 Rumah di Gang Assalam

“Kami akan konsultasi dengan ahli hukum dan diantaranya untk laporan ke komnas HAM,” ujar Huda.

“Kami akan melawan secara hukum karena objek sengketa salah alamat, dimana rumah kami di kelurahan Landasan Ulin Barat sedangkan SHM No 609 di Landasan Ulin Tengah,” kesal Arkani.

Untuk mengeksekusi lahan tersebut pemohon mengerahkan 3 unit alat berat dan puluhan buruh angkut serta 9 unit truck.

 

Reporter : Tarida Sitompul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *