Dua Siswa MTs Al-Furqan Meninggal Saat Kemah Akbar

Banjarmasin, Duta TV — Kegiatan Kemah Akbar ini diikuti ratusan siswa, mulai dari jenjang MTs, SMK, hingga MA.
Namun, suasana kegiatan berubah menjadi duka, setelah dua siswa MTs Al-Furqan dinyatakan meninggal dunia.
Peristiwa ini diketahui terjadi pada Minggu, enam September, saat kegiatan Kemah Akbar akan berakhir. Panitia yang melakukan pendataan peserta menjelang kepulangan, mendapati dua siswa ternyata tidak diketahui keberadaannya.
Panitia bersama peserta lain kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi perkemahan. Hasilnya, kedua siswa ditemukan di dalam kolam, yang berada di bagian belakang area kampus.
Informasi yang dihimpun, keduanya diduga tenggelam. Berdasarkan keterangan teman-temannya, kedua korban terakhir kali terlihat saat mencuci kaki di sekitar kolam tersebut.
Jenazah Rizqi Adly Fakhrian sempat dibawa ke RSUD Ansari Saleh Banjarmasin untuk mendapatkan penanganan medis.
Setelah itu, jenazah dibawa ke Masjid Al Jihad Banjarmasin untuk disalatkan.
Rizqi kemudian dimakamkan di alkah keluarga Panglima Batur, kawasan Sungai Jingah, Banjarmasin.
Sementara itu, jenazah M Farhan Alkatiri dibawa ke rumah duka, sebelum kemudian dimakamkan di Turbah, Jalan Masjid Jami.
Hingga kini, penyebab pasti kedua siswa tersebut tenggelam masih belum diketahui. Peristiwa ini menjadi duka mendalam bagi keluarga, pihak sekolah, dan para peserta Kemah Akbar.
Kegiatan yang seharusnya menjadi momen kebersamaan dan pembentukan karakter siswa, berujung duka dengan meninggalnya dua siswa MTs Al-Furqan Banjarmasin.
Reporter: Mawardi





