Dua Bulan Rumah Dilanda Banjir, Nenek Hindun Terpaksa Sewa Rumah Lagi

Tanah Laut, DUTA TVNenek Hindun warga RT 3 Desa Benua Raya kecamatan Bati-bati, tampak memilah-milah buku kitab Al-Qur’an dan kitab kuning yang basah, akibat terendam banjir.

Rumah milik Nenek Hindun yang hidup sebatang kara ini, sudah tergenang banjir sejak dua bulan terakhir, sehingga buku dan kitab yang disimpan didalam lemari pun basah karena kebanjiran.

Lihat Juga :  Bawa 786 Kg Ikan Kering dan Bahan Pokok, Pemkab Tanbu Gandeng Swasta Bantu Korban Banjir di HST

Tingkat air di dalam rumah Nenek Hindun saat ini sedalam satu meter, dan saat ini belum layak untuk dihuni, lantaran banjir masih menggenangi dalam rumahnya.

Untuk sementara waktu, Nenek Hindun terpaksa mengungsi dengan menyewa rumah di wilayah Desa Padang kecamatan Bati-bati.

Menurut Nenek Hindun, rumah tempat tinggalnya cukup rawan terkena banjir, bahkan jika hujan turun debit air dengan cepat akan naik. Dia berharap bantuan dari pemerintah ataupun pihak terkait, untuk renovasi peninggian lantai rumahnya, agar tidak lagi kebanjiran.

Lihat Juga :  BPK ‘Ujung Tombak’ Penanggulangan Bencana

Sementara itu berdasarkan data dari aparatur Desa Benua Raya, musibah banjir di kawasan ini menggenangi hunian 988 kepala keluarga di 15 RT, yang berdampak terhadap 3.100 jiwa.

Hingga saat ini, sebagian warga masih bertahan di pengungsian lantaran rumahnya kebanjiran, dan belum layak ditempati.

Reporter : Suhardadi

Redha Aulia R


Uploader.
Follow Me:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *