Driver Online Tuntut Penyesuaian Tarif Batas Bawah dan Atas ke Komisi III

Organisasi Angkutan Sewa Khusus Indonesia Kalsel, datangi DPRD Kalsel (foto ; duta tv)

Banjarmasin, DUTA TV Puluhan driver atau pengemudi online roda 4 yang tergabung Dalam Organisasi Angkutan Sewa Khusus Indonesia atau Oraski Kalsel, menuntut penyesuaian tarif batas bawah dan batas atas, ke Komisi III DPRD Kalsel.

Pasalnya penetapan batas itu kini menjadi wewenang pemerintah daerah, melalui SK Gubernur. Tuntutan penyesuaian itu atas dasar kenaikan harga BBM yang mencapai 30,71 persen. Sementara kenaikan tarif yang saat ini berlaku hanya berkisar 10 hingga 15 persen.

Sekretaris DPD Oraski Kalsel mengaku, para driver menginginkan adanya kenaikan untuk batas bawah dari yang semula Rp3.700,- menjadi Rp4.000,- perkilometernya. Sementara tarif batas atas, dari yang semula Rp6.000,- menjadi Rp6.500,- perkilometernya.

“Yang kita bahas disini adalah tariff, intinya SK Gubernur apabila langkahnya sebenarnya ke pemerintah daerah yang kita kejar SK Gubernur, yang kawan-kawan minta saat ini penyesuaian tarif roda 4, yang mana saat BBM naik mereka cuma naik 10-15 persen, kita coba bantu kawan-kawan untuk kita minta dealnya 4.000 perkm tarif bawah dan 6.500 tarif batas atas,” ujar Joni, Sekretaris DPD Oraski Kalsel.

“Hari ini kita rapat bersama kawan-kawan driver online bahwa harus ada penyesuaian batas bawah terhadap Grab, Gojek, Maxim, hari ini sudah kami fasilitasi dengan Dishub, pihak Dishub diminta satu minggu kedepan, kalau dilihat dari fraksi menyepakati kenaikan, tapi karena kewenangan diserahkan ke Gubernur maka kami mewanti-wanti dishub untuk sesegeranya disepakati satu minggu, karena sekitar awal minggu pertama Desember kami berharap kedepan sudah ada kesepakatan, dan saya harapkan satu minggu sudah bisa direalisasikan, mudahan atas masukan Dishub bisa cepat memberi keputusan tentang itu,” tutur HM Rosehan NB, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalsel.

Rencananya dalam pekan ini, dishub Kalsel akan kembali mengadakan pertemuan dan diskusi dengan para driver. Pasalnya tidak serta merta mengusulkan untuk diputuskan di tingkat provinsi, namun juga harus disampaikan ke pemerintah pusat dan penyedia aplikasi.

Tim Liputan

Saksikan terus program-program unggulan Duta Televisi live di sini

Redha Aulia R

Uploader.
Follow Me:

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.