DPRD Rekomendasikan LKPJ 2020 Banjarbaru Belum Transparan

Banjarbaru, DUTA TV — Ketua DPRD Banjarbaru Fadliansyah Akbar menyerahkan dokumen rekomendasi Dprd Banjarbaru, terhadap Lkpj Walikota Banjarbaru tahun 2020, kepada wakil walikota banjarbaru Wartono.
Sebelumnya dalam rapat paripurna dewan rekomendasi tersebut dibacakan, dimana dewan menilai LKPJ akhir tahun anggaran tahun 2020, data yang disampaikan tidak transparan dan akuntabel.
Diantaranya mengenai penggunaan dana refocusing penanganan covid 19, yang menjadi kebijakan strategis pemko Banjarbaru dalam mengatasi pandemic, meliputi 3 bidang, Kesehatan, ekonomi dan jaring pengaman social.
Dari alokasi dana 110 milliar lebih, hanya mampu direalisasikan sekitar 75,84 persen, atau 83,5 milliar. Dan penilaian tidak transparan dikarenakan hanya dalam bentuk data dan narasi, namun tidak menjelaskan mengapa serapan seperti jaring pengaman sosial tidak maksimal.
“Rekomendasi ini sebagai evaluasi dari dewan”, Kata Ketu DPRD Banjarbaru Fadliansyah
Sedangakan Waki Wakil Walikota Banjarbaru Wartono mengatakan rekomendasi tersebut akan menjadi evaluasi pihaknya di lapangan.
“kita jadikan rekomendasi sebagai evaluasi di lapangan”, Ucapnya.
Kendati bukan di masa jabatannya wakil walikota banjarbaru Wartono, justru bersyukur ada evaluasi dari dewan, yang menjadi tolak ukur dirinya untuk mengevaluasi jajaran pemko Banjarbaru, khususnya penanganan di masa pandemic.
Reporter : Tarida Sitompul





