DPRD Kotabaru Sidak Kelangkaan Susu UHT

Kotabaru, Duta TV — Kelangkaan susu UHT turut dikeluhkan pelaku UMKM di Kabupaten Kotabaru. Keluhan ini disikapi Komisi Dua dan Tiga DPRD Kabupaten Kotabaru dengan melakukan sidak bersama Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan.

Senin siang, rombongan menyambangi lima minimarket besar yang berada di pusat kota.

Dari hasil sidak memang ditemukan ada kelangkaan, terutama produk susu UHT varian plain ukuran satu liter. Tak hanya itu, harganya juga melonjak dari sebelumnya di kisaran 19 ribu rupiah kini menjadi 24 ribu sampai 25 ribu rupiah per kotak.

Namun kondisi ini bukan disebabkan aksi penimbunan, melainkan akibat berkurangnya pasokan sejak sebelum bulan puasa.

Terkait ini, anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kotabaru Abdul Kadir menilai perlunya pendataan UMKM, khususnya yang memerlukan bahan baku susu. Hal itu dimaksudkan agar distribusi barang bisa merata.

“Kami minta pendataan semua UMKM yang ada di Kabupaten Kotabaru yang memerlukan susu ada di toko itu, supaya kalau mereka minta dijatahi misalnya satu boks satu UMKM bisa merata semuanya. Kalau tidak ada data, walaupun dibatasi hanya satu tapi kan tidak tahu siapa yang datang. Di sisi lain pihak minimarket tak mengetahui persis alasan berkurangnya pasokan susu UHT dalam beberapa bulan terakhir,” ujarnya.

Fauzi, manajer Wijaya Mart, mengatakan stok barang yang masuk dari distributor saat ini terbatas, dari 100 kini menjadi 10 karton dalam seminggu.

“Kalau alasan dari distributor kami kurang mengerti, yang jelas barang yang masuk ke tempat kami berbatas. Dalam seminggu biasanya kami minta 100 karton, yang datang hanya 10 kadang 6. Sementara itu dampak kelangkaan susu UHT banyak dirasakan pelaku UMKM yang menjual minuman dan makanan olahan, seperti kafe,” ucapnya.

Gusti Andhika, pemilik kafe, mengungkapkan, “Kami sudah stok dari awal Ramadan, tapi akhirnya merasakan dampaknya juga. Tapi kami belum menaikkan harga jual karena harga susu UHT masih naik turun, kadang ada yang jual Rp21.000, kadang Rp24.000 per kotaknya.”

Kelangkaan susu UHT yang diikuti melambungnya harga berbagai bahan baku membuat pelaku UMKM terjepit antara harus menekan keuntungan atau menaikkan harga jual produk.

Reporter: Nazat Fitriah

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *